Jateng

Insiden Anjlok KA Argo Semeru: KAI Kerahkan Upaya Evakuasi dan Rekayasa Pola Operasi

Afri Rismoko | 17 Oktober 2023, 16:52 WIB
Insiden Anjlok KA Argo Semeru: KAI Kerahkan Upaya Evakuasi dan Rekayasa Pola Operasi

AKURAT.CO, PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI bergerak cepat menangani dampak dari insiden anjloknya KA Argo Semeru relasi Surabaya Gubeng - Gambir dan gangguan perjalanan KA Argo Wilis relasi Bandung - Surabaya Gubeng yang terjadi di KM 520 + 4 antara Stasiun Sentolo - Stasiun Wates, Selasa (17/10) pukul 13.15.

Dalam upaya evakuasi, penumpang dari KA Argo Semeru telah dialihkan menggunakan KA Sawunggalih untuk menuju Stasiun Kroya atau Purwokerto. Setelah itu, perjalanan akan dilanjutkan menggunakan kereta lain menuju Jakarta.

Sementara itu, penumpang dari KA Argo Wilis dievakuasi dengan menggunakan KA Bandara YIA dan dialihkan ke Stasiun Yogyakarta, di mana mereka kemudian akan diberangkatkan dengan kereta lain menuju Surabaya.

Baca Juga: Kereta Bandara YIA Evakuasi Penumpang KA 17 Argo Semeru yang Anjlok, Delapan Luka Ringan dan Satu Patah Tulang

Raden Agus Dwinanto Budiadji, EVP of Corporate Secretary KAI, menjelaskan bahwa untuk mengurangi dampak keterlambatan pada kereta lainnya, KAI mengambil langkah rekayasa pola operasi. Beberapa kereta yang biasanya melalui petak jalan Yogyakarta - Kutoarjo (jalur selatan) kini dialihkan melalui jalur Tegal - Semarang (jalur utara).

Beberapa kereta yang terkena dampak dari rekayasa operasi tersebut antara lain:

  1. KA 115 (Ranggajati),
  2. KA 211 (Logawa),
  3. KA 105 (Gayabaru Malam Selatan),
  4. KA 122 (Jokotingkir), dan
  5. KA 124 (Bangunkarta).

Dalam kronologi kejadian, KA Argo Semeru yang mengalami anjlok menemper rangkaian KA Argo Wilis yang datang dari arah barat. Akibat kejadian tersebut, petak lintas tersebut tidak dapat dilalui dari kedua arah.

Baca Juga: Anjloknya Dua Kereta Api di Stasiun Sentolo - Wates Ganggu Operasional KAI, Evakuasi Sedang Dilakukan

Namun, dalam insiden ini tidak ada korban jiwa yang dilaporkan. Namun, empat penumpang mengalami luka ringan, di mana satu diantaranya harus dirawat inap dan tiga lainnya mendapat rawat jalan.

“KAI mengucapkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas insiden ini. Kami bersama dengan pihak-pihak terkait terus melakukan upaya evakuasi dan normalisasi jalur agar perjalanan kembali lancar," ujar Raden Agus.

Sementara itu, penyelidikan mengenai penyebab dari insiden ini masih berlanjut.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Afri Rismoko
A