Atasi Krisis Kekeringan, BUMD Brebes Gelontorkan Air Bersih untuk Warga

AKURAT.CO, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Bank Brebes dan Perumda Air Minum Tirta Baribis bergandengan tangan dalam upaya menangani krisis air bersih yang melanda wilayah Kabupaten Brebes.
Kedua lembaga tersebut bersama-sama siap untuk mendistribusikan bantuan air bersih kepada warga yang tinggal di daerah rawan kekeringan.
Direktur Umum Bank Brebes, Supriyanto, mengumumkan komitmen mereka dalam membantu warga Brebes yang terkena dampak kekeringan.
Baca Juga: Tantang Rans Nusantara FC, PSIS Angkut 21 Pemain Termasuk Dewangga dan Adi Satryo
"Kami akan mendistribusikan 20 tangki untuk lima kecamatan di Kabupaten Brebes yang benar-benar terdampak kekeringan," kata Supriyanto.
Pemerintah Kabupaten Brebes juga terus melakukan upaya aktif untuk menangani masalah krisis air bersih di wilayahnya. Bank Brebes pun turut andil dalam upaya ini dengan memanfaatkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) atau tanggung jawab perusahaan terhadap masyarakat.
Salah satu daerah yang mendapatkan bantuan air bersih dari Bank Brebes dan Perumda Tirta Baribis adalah Desa Siwungkuk, Kecamatan Wanasari, Brebes. Kepala Desa Siwungkuk, Wapur, mengapresiasi bantuan tersebut, khususnya bagi warganya yang terdampak fenomena El Nino.
Baca Juga: Polda Jateng Hentikan Sementara Proses Hukum Eks Ketua Gerindra Kota Semarang
Wapur menjelaskan bahwa Desa Siwungkuk merupakan salah satu desa yang rawan mengalami kekeringan dan kekurangan air bersih. Bantuan ini menjadi penyelamat bagi banyak keluarga di daerah tersebut.
Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Baribis, Agus Isyono, juga memberikan penjelasan bahwa sejak pekan keempat bulan Juli 2023 hingga pekan ketiga September 2023, mereka telah berhasil menggelontorkan bantuan air bersih kepada 15.233 kepala keluarga yang tinggal di 47 desa di 11 kecamatan.
"Alhamdulillah sudah tersalurkan 322 tangki/rit atau 1.478.000 liter air bersih," tambahnya.
Lebih lanjut, Tirta Baribis bekerja sama dengan berbagai lembaga, termasuk BPBD, Dinsos, PMI, dan Bank Brebes, untuk menyediakan sumber-sumber air guna membantu masyarakat yang mengalami dampak kekeringan. Kebersamaan ini adalah contoh nyata dari kolaborasi yang kuat dalam menangani tantangan lingkungan yang serius.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 5Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 6Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 7Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?
- 10Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal









