Ganjar Geregetan Satu Data Indonesia Terkendala Ego Sektoral

AKURAT.CO,SEMARANG, Capres 2024, Ganjar Pranowo mengaku gemas dengan program satu data Indonesia. Meski sudah dicanangkan lama, namun program itu sampai saat ini belum terwujud.
"Padahal ini adalah kunci untuk memajukan Indonesia. Saya itu gemas sekali, kok nggak beres-beres ya ini," kata Ganjar saat diskusi bersama Forum Alumni Perguruan Tinggi se Indonesia di Djakarta Theater, Minggu (17/9/2023).
Ganjar mengatakan, banyaknya persoalan terkait program jaring pengamanan sosial di Indonesia karena datanya asal-asalan. Contoh kongkret, banyak pembagian PKH, bansos yang tidak tepat sasaran, atau masih banyak orang kaya yang menggunakan tabung gas 3 kg, meski sebenarnya itu untuk keluarga miskin.
Baca Juga: Ini Alasan Kenapa Ganjar Ingin Naikkan Gaji Guru
"Ya karena datanya tidak presisi. Padahal saya kira, dengan KTP saja bisa kok untuk mendata semua problem uang kita miliki," tegasnya.
Untuk itu, Ganjar menjadikan satu data Indonesia sebagai salah satu program prioritas jika kelak ia terpilih sebagai presiden Republik Indonesia. Sebab dengan beresnya pendataan, maka seluruh sektor dan subsektor bisa tercapture dengan baik.
"Sehingga perencanaan kita ke depan akan lebih presisi. Semuanya berbasis data. Kalau ini tidak terjadi, ya sulit," tegasnya.
Baca Juga: Dua Laga Kandang Kalah, PSCS Bertekad Bangkit
Memang diakui Ganjar, ia telah berbicara dengan banyak pihak terkait program satu data Indonesia itu. Menurut informasi, program itu sulit terwujud karena adanya ego sektoral dari berbagai pihak.
"Ya harus tegas, kalau sektor ini dan sektor itu tidak mau, ya sudah tekan saja. Tunjuk mereka dan perintahkan harus selesai. Top leader harus ambil alih dan mesti selesai besok. Itu pasti bisa," tegasnya disambut tepuk tangan ribuan akademisi yang hadir.
Saat Ganjar menyampaikan itu, ada salah satu audiens yang berteriak. Ia mengatakan satu data Indonesia bisa terwujud jika Ganjar jadi Presiden.
"Kalau pak Ganjar pasti bisa," teriaknya.
Baca Juga: Tekuk PSIS, Pelatih Persis Minta Anak Asuhnya Tampil Konsisten
Ganjar tersenyum mendengar teriakan itu. Ia mengatakan hal itu bisa terjadi jika semua memberikan doa dan dukungan padanya.
"Ya kalau bapak ibu membantu pasti bisa," jawab Ganjar disambut tepuk tangan riuh para akademisi.
Dalam acara itu, Ganjar menyampaikan sejumlah gagasannya untuk memajukan Indonesia. Ia menyampaikan tiga pondasi paling ampuh untuk mewujudkan itu, yakni meningkatkan anggaran negara, digitalisasi sistem pemerintahan dan membasmi korupsi.
Baca Juga: Kagetnya Bakul Mie Ayam, Pagi-Pagi Didatangi Ganjar
Gagasan Ganjar itu mendapat apresiasi dari ribuan akademisi yang hadir. Mereka puas dan yakin bahwa Ganjar mampu menjadi pemimpin terbaik untuk Indonesia.
"Kami terpesona dengan ide dan gagasan mas Ganjar. Kami yakin beliau mampu memimpin loncatan menuju Indonesia emas. Dan kami Forum Alumni Perguruan Tinggi se Indonesia akan mendukung sepenuhnya mas Ganjar jadi presiden demi tercapainya kesejahteraan Indonesia," ucap Ketua Ikatan Alumni ITS, Sutopo Kristanto.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 9Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?
- 10Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal









