Jateng

Pemprov Jateng Prioritaskan Infrastruktur dan Targetkan Tradisi Gimbal Masuk UNESCO

Afri Rismoko | 24 Agustus 2025, 16:18 WIB
Pemprov Jateng Prioritaskan Infrastruktur dan Targetkan Tradisi Gimbal Masuk UNESCO

JATENG.AKURAT.CO, Pengembangan kawasan wisata Dieng terus menjadi prioritas Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng).

Gubernur Ahmad Luthfi menyatakan fokus utama saat ini adalah membangun infrastruktur yang terkoneksi untuk mendorong pariwisata dan ekonomi masyarakat sekitar.

Usai mengikuti ritual potong rambut gimbal anak bajang di Candi Arjuna, Minggu (24/8/2025), Gubernur Luthfi menegaskan bahwa konektivitas ini tidak hanya mencakup pertanian, tetapi juga infrastruktur ekonomi yang terkait pariwisata.

"Prioritas inilah yang bisa mengangkat PAD wilayah. Maka desa, kabupaten/kota, maupun provinsi harus terkoneksi dengan baik," kata Ahmad Luthfi, memastikan alokasi anggaran telah disiapkan.

Aglomerasi Wisata dan Target UNESCO

Selain konektivitas, prioritas lainnya adalah aglomerasi wisata.

Menurut Gubernur, Dieng adalah destinasi pariwisata prioritas yang sudah berkelas internasional, terbukti dari banyaknya wisatawan mancanegara yang hadir di Dieng Culture Festival (DCF) 2025.

Baca Juga: AHY dan Ahmad Luthfi Turut Potong Rambut Gimbal di Candi Arjuna, Bertekad Jadikan Ruwatan Internasional

Untuk mengangkat nama Dieng ke seluruh dunia, Pemprov Jateng sedang mengkaji rencana mendaftarkan ritual potong rambut gimbal anak bajang ke UNESCO sebagai warisan budaya tak benda.

Saat ini, Dieng baru diakui UNESCO terkait Geopark Dieng sebagai warisan alam.

"Rambut gimbal ini kalau bisa masuk Unesco, seperti Candi Borobudur. Tradisi ini akan kita perbesar untuk dikenal mancanegara, jadi turisnya banyak," ungkapnya optimistis.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah, Masrofi, menambahkan bahwa DCF sudah masuk dalam 10 karisma event nasional dan rencana pengusulan ritual potong rambut gimbal ke UNESCO akan segera diupayakan.

Sinergi Infrastruktur Bersama AHY

Dukungan terhadap rencana ini datang dari pemerintah pusat.

Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IKP), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), yang juga hadir di Dieng, menyatakan telah membahas sinergi pengembangan pariwisata dengan Gubernur Luthfi, khususnya terkait infrastruktur jalan menuju Dieng.

"Kalau berbicara pariwisata selalu yang ditanyakan pertama adalah aksesnya bagaimana. Saya ingin mendorong infrastruktur untuk mendukung pariwisata. Kalau aksesnya baik, jalannya cukup lebar, nyaman dan tidak rusak, saya rasa akan memajukan pariwisata," kata AHY.

AHY menambahkan, perbaikan infrastruktur akan berdampak luas pada sektor lain, seperti UMKM, ekonomi kreatif, dan penciptaan lapangan kerja.

Sinergi ini juga akan mencakup dukungan infrastruktur logistik bagi kawasan industri dan ekonomi khusus yang banyak tersebar di Jawa Tengah.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Afri Rismoko
A