Badan Riset dan Inovasi Nasional Bantu Petani Sorgum Demak dengan Teknologi Tepat Guna

Akurat.co - Melihat potensi sorgum di Demak, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melirik keberadaan petani sorgum di Desa Raji Kecamatan Demak agar lebih maju dalam mengeksploitasi tanaman tersebut.
Hal ini dibuktikan dengan dilakukan pelatihan atau bintek kepada para petani sorgum di desa tersebut beberapa waktu lalu.
BRIN membantu petani alam pengadaan alat-alat yang digunakan untuk memanen dan dan mengolah sorgum hingga menjadi sesuatu yang dapat dijual.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Demak Drs Agus Herawan menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan inisiasi dari BRIN untuk mengembangkan sorgum di Kabupaten Demak.
Karena jangan sampai potensi sorgum yang seharusnya bisa dimanfaatkan malah terbuang dengan sia-sia.
Hal ini disebabkan semua bagian dari tanaman sorgum bisa dimanfaatkan bahkan sampai ke batang-batangnya.
“Jadi sorgum bisa pemanfaatannya bisa untuk pangan, bisa untuk pakan dan bisa untuk energi. Sehingga kita harus berterima kasih kepada BRIN yang peduli kepada petani di Demak, karena mengangkat kembali sorgum yang dulu tenggelam bisa berjaya lagi dan tentunya bisa mendukung ketahanan pangan,” ujarnya.
“Jadi inovasi-inovasi inilah yang perlu kita galakkan, jadi kita tidak hanya melulu beras atau padi, namun ada bahan pangan lain selain padi yaitu sorgum,” imbuhnya.
Sementara itu Ahmad Sarifudin Kepala Pusat Riset Teknologi Tepat Guna bahwa BRIN mengembangkan peralatan untuk mekanisasi pengolahan hasil sorgum, dan pihaknya diberikan kesempatan untuk bekerja sama langsung dengan para petani di Desa Raji Demak yang menanam sorgum.
“Kami sangat senang dengan adanya dukungan dari berbagai pihak terkait, sehingga kolaborasi ini bisa menjadi trobosan bagaimana teknologi yang kita kembangkan ini dapat diimplementasikan di masyarakat yang nantinya mendukung produktifitas sorgum di bidang pangan pakan dan energi,” jelasnya.
BRIN sendiri menurut Ahmad merupakan satu-satunya badan riset yang berada langsung di bawah presiden diberikan mandate untuk riset dan inovasi di Indonesia.
Untuk Demak sendiri BRIN mengembangkan mesin pemanen, mesin perontok, pencacah, sampai hasil limbah bisa diolah menjadi pelet yang digunakan untuk energi. Desa Raji sendiri menjadi desa percontohan bagi BRIN terkait pengolahan sorgum.
Sudarmin dari Direktorat Alih Dan System Audit Teknologi mengatakan bahwa mereka juga memberikan bantuan kepada siapa saja di seluruh Indonesia dengan menyesuaikan kebutuhan para mitra dan topik yang diangkat. (advDEMAK)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?








