Atasi Kekurangan Air dan Tingkatkan Kompetensi Budikdamber Warga Jabungan

AKURAT.CO, Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Semarang (PkM USM) yang didanai oleh Hibah Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM) memberikan Pelatihan kepada warga Kelurahan Jabungan dengan tema 'PkM Mengatasi Kekurangan Air dengan Pipa Resapan Horisontal dan Peningkatan Kompetensi Manajemen Bisnis Budi Daya Ikan Dalam Ember (Budikdamber) Masyarakat Jabungan Semarang'', baru-baru ini.
Tim PKM terdiri atas Dr. Ir. Edy Susilo, M.T., Dra. Nurhidayati, M.M., dan Hendra Masvika, S.T., M.Eng.
Edy mengatakan, kegiatan PkM berupa pemasangan Pipa Resapan Horisontal (PRH), pelatihan dan pendampingan budi daya ikan lele dan tanaman hidroponik, serta manajemen pemasaran dan keuangan.
Baca Juga: HYLED 5.0: Inovasi Pembelajaran Hybrid untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Bahasa Inggris
Mitra pemerintah pada kegiatan ini adalah Kelurahan Jabungan, sedangkan mitra sasaran adalah PKK dan Karang Taruna Kelurahan Jabungan.
''Permasalahan kekurangan air bersih di Kelurahan Jabungan sangat dirasakan oleh warga masyarakat terutama pada musim kemarau. Keberadaan sumur-sumur dangkal debitnya mulai mengecil dan surut, sedangkan penggunaan Pamsimas harus digilir antarpelanggan,'' ujarnya.
Menurut Edy, kegiatan tersebut dilaksanakan untuk membantu masyarakat dalam mengatasi kekurangan air bersih sekaligus upaya meningkatkan kompetensi teknis pemeliharaan dan manajemen bisnis pada usaha Budikdamber.
''Untuk mengatasi kekurangan air di wilayah Jabungan, pemasangan PRH dapat menjadi solusi yang murah dan mudah, karena air dapat meresap lebih banyak sehingga sumur-sumur dangkal dapat terisi kembali,'' ujarnya.
Baca Juga: Hotel Neo Candi Simpang Lima Semarang Rayakan Ulang Tahun Ke-11 dengan Nuansa Kejawen
Tim PkM telah memasang 8 unit PRH dari total rencana 15 unit dan telah melaksanakan pelatihan dan pendampingan Budikdamber. Pemasangan PRH dimaksudkan untuk mengurangi kekurangan air pada musim kemarau.
Menurutnya, pelatihan dan pendampingan budidaya lele dan tanaman hidroponik bertujuan untuk meningkatkan kompetensi teknis pemeliharaan Budikdamber.
''Sedangkan pelatihan dan pendampingan manajemen pemasaran dan keuangan diharapkan dapat mendorong peningkatan kemampuan manajemen bisnis dan usaha untuk dapat berkembang menjadi UMKM,'' ungkapnya.
Lurah Jabungan Bapak Sarwono, S.E., mengatakan, warga Jabungan merasakan dampak positif kegiatan Budikdamber dan pemasangan PRH.
Dia berharap, ke depan kegiatan serupa bisa dilanjutkan. Pihaknya juga berterima kasih dan memberikan apresiasi tinggi kepada tim PkM USM yang telah memberikan pelatihan dan pendampingan Budikdamber secara intensif sampai dengan panen dan pemasangan PRH di wilayah Jabungan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Profil Instagram Ko Hyung-jin Wasit Indonesia vs Malaysia, Sejarah Kelam 2019 Kembali Terbayang usai Tom Haye Dikartu Merah!
- 2LIVE SCORE Indonesia vs Malaysia, Skor 0-0 Menit ke-70 Thom Haye Kartu Merah, Cek Skor Akhir FULL TIME Menang Siapa?
- 3Kalender Jawa Oktober 2026: Weton, Neptu, dan Rekomendasi Hari Baik untuk Hajatan
- 4Laga PERSIKU VS PSIS BATAL DIGELAR! Ini Alasan Manajemen Tuan Rumah Terkait Pembatalan Pertandingan
- 5Laga Persiku vs PSIS Mendadak BATAL Digelar, Netizen: Harusnya Tuan Rumah Kalah WO!
- 6F1 Ubah Jadwal GP Azerbaijan ke Sabtu, Ternyata Ini Penyebabnya
- 7Panduan Lengkap Kalender Jawa November 2026, dari Minggu Pahing hingga Senin Legi
- 8MotoGP 2026 Masuki Fase Akhir: Ini Jadwal Lengkap Sisa Balapan
- 9PLN Umumkan Pemeliharaan Jaringan di Semarang Timur, Listrik Padam 6 Jam
- 10TNT Awards Jateng 2026 Dorong Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah


