Penutupan Pekan Raya Kendal Berakhir Ricuh Antar Pengunjung

Akurat.co - Penutupan Pekan Raya Kendal (PRK), merupakan rekor pengunjungnya, sebab tiap hari ada 30 ribu pengunjung dan selama enam hari ada 300 ribu pengunjung baik yang ada di dalam stadion maupun di pasar malam.
Namun sayang hiburan gratis ini diakhiri kericuhan pengunjung saat menyaksikan grup band After Shine, Minggu malam (28/7/2024).
Pekan raya kendal atau PRK yang di buka selama enam hari dalam rangkaian hari jadi kabupaten kendal ke 419, dengan menampilkan beberapa artis dan grup band,yang bisa ditonton oleh masyarakat kendal secara gratis.
Dalam laporan panitia PRK Agus Dwi lestari mengatakan dengan adanya PRK ini menunjukkan bahwa perputaran ekonomi di kendal meningkat. Sebab di dalam PRK berbagai UMKM ,hiburan dan berbagai stan dari dinas dan opd serta bumn,bumd dan swasta.
Tercatat dalam perputaran ekonomi selama PRK sebanyak 59 miliar 758 juta rupiah perputaran ekonomi. Sehingga dengan adanya prk akan meningkatkan perputaran perekonomian warga kendal.
“Dengan adanya Pekan Raya Kendal ini bisa meningkatkan perputaran ekonomi, seba dalam PRK juga banyak umkm yang berjuapan selain itu ada beberapa penyedia hiburan seperti dremolen, ombak air dan lain lain,” jelas Agus
Sementara pengunjung rata rata per hari sekitar tiga puluh ribu pengunjung per hari. Namun sayang tiap kali konser musik pasti ada tawuran dan terkesan dibiarkan.
Baca Juga: SD Kristen Manahan dan SD Negeri Tempel Surakarta Raih Juara MilkLife Soccer Challenge
Sebab banyaknya penggemar musik yang berada di dalam stadion, juga mudah terpicu akibat miras, sekalipun pengunjung yang masuk sudah di periksa barang bawaan.
Petugas keamanan sampai kewalahan, sementara pihak event organiser tampak cuek tidak ada pengamanan padahal pengamanan sangat penting untuk menjaga kondusifitas keamanan.
Bupati kendal dico m ganinduto, bersama gus miftah menghimbau warga kendal dalam acara PRK ini merupakan hiburan gratis dan jangan sampai ada keributan antar penonton,apalagi prk diawali sholawat dan diakhiri pengajian gus miftah.
“Ini merupakan Pekan Raya Kendal terakhir bagi saya. Saya berharap dengan adanya hiburan gratis bisa dinikmati seluruh masyarakat kendal, ketika ada konser sebagai warga kendal jangan sampai ada yang membuat ricuh antap penonton semua adalah saudara," jelas Dico
Dico juga menyampaikan, PRK tahun ini merupakan PRK terakhir bagi Dico. Sebab tahun ini masa bakti dico sudah berakhir dan akan meniti karier politik di kota semarang. Namun demikian kata dico Kendal selalu di hati, sekalipun akan fokus di Kota semarang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Live Score PSMS Medan vs Persiraja: Ayam Kinantan Mengamuk, Javier Siverio Borong 4 Gol!
- 2Gak Perlu Modal! 10 Game di Play Store Ini Bisa Kasih Saldo DANA Tiap Hari, Ada yang Rp100 Ribu
- 3Semarang Berpuisi Bakal Merambah TBRS dan Kota Lama, Pemkot Perluas Ruang Ekspresi Seniman
- 4Tiket Kereta Api Keberangkatan 1 Desember 2026 Sudah Bisa Dipesan, KAI Minta Pelanggan Cek Jadwal Baru
- 5Review Jujur ISUL: Cair ke DANA Tanpa Deposit, Tapi Iklannya Bikin Emosi
- 6Review Jujur MaGer: Benarkah Bisa Cair ke DANA Tanpa Deposit Sepeser Pun?
- 7Ekosistem Pendidikan Sehat Wujudkan Sekolah Ramah Anak
- 8Turunan Panjang di KM 39 Bikin Lutut Nyeri? Ini 5 Cara Mencegahnya Sebelum Borobudur Marathon 2026
- 9Ijazah Asli Pak Jokowi Dikeluarkan di Ruang Sidang, Pengunjung Tepuk Tangan, Roy Suryo Malah Tertawa
- 1015 Calon Anggota KI Jateng Lolos Tes Wawancara, Lanjut Fit and Proper Test di DPRD








