Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, Terima Golden Visa dari Presiden Jokowi, Apa Itu Golden Visa dan Cara Mendapatkannya

AKURAT.CO, Pelatih kepala tim nasional sepak bola Indonesia, Shin Tae-yong, menyatakan komitmennya untuk meningkatkan sepak bola Indonesia setelah menerima Golden Visa dari Presiden Joko Widodo. Pernyataan ini disampaikan Shin setelah peluncuran resmi Golden Visa di Jakarta, Kamis.
Shin Tae-yong, yang juga mantan pelatih Timnas Korea Selatan, merasa terhormat dan bertekad untuk bekerja lebih keras demi membawa Indonesia ke kancah Piala Dunia 2026.
“Dengan diberikan Golden Visa oleh Pak Presiden, saya merasa harus bekerja lebih keras lagi untuk sepak bola Indonesia,” ujar Shin.
Baca Juga: RESMI, Erick Thohir Umumkan Perpanjangan Kontrak Shin Tae Yong
Golden Visa yang diberikan kepada Shin adalah bentuk pengakuan dari pemerintah dan masyarakat Indonesia atas kontribusinya selama ini.
“Saya bangga karena ini menunjukkan bahwa kerja keras saya selama 4,5 tahun di Indonesia telah mendapatkan pengakuan,” tambah Shin.
Menurut Shin, peningkatan kualitas sepak bola Indonesia memang membutuhkan kerja keras lebih lanjut, terutama untuk meningkatkan peringkat dan performa di tingkat internasional.
Baca Juga: Erick Thohir Akan Hadiri Acara Drawing AFC di Kuala Lumpur, Coach Shin Tae-yong Fokus Recovery
“Memang sepak bola Indonesia saat ini masih di bawah secara rankingnya, tetapi harus lebih kerja keras lagi agar bisa menantang di Piala Dunia yang akan datang,” tuturnya.
Presiden Joko Widodo dalam acara tersebut menjelaskan bahwa pemberian Golden Visa kepada Shin Tae-yong adalah bagian dari upaya Indonesia untuk menarik talenta global yang dapat memberikan manfaat signifikan bagi negara.
“Kita juga ingin global talent itu banyak masuk ke Indonesia dan berkarya serta memberikan manfaat kepada negara kita,” kata Presiden Jokowi.
Selain itu, Presiden Jokowi menegaskan bahwa seleksi penerima Golden Visa dilakukan dengan sangat ketat untuk memastikan bahwa mereka yang mendapat fasilitas tersebut benar-benar memberikan kontribusi positif bagi Indonesia.
“Harus diseleksi seketat mungkin, jangan sampai orang-orang yang tidak bermanfaat bagi negara kita masuk,” tegas Jokowi.
Pemberian Golden Visa kepada Shin Tae-yong diharapkan dapat menjadi motivasi bagi dirinya serta membuka peluang lebih luas untuk mengembangkan sepak bola Indonesia ke arah yang lebih baik.
Indonesia resmi meluncurkan Golden Visa, sebuah skema visa yang memungkinkan investor asing, pebisnis internasional, dan talenta global untuk memiliki izin tinggal jangka panjang di Indonesia.
Visa ini, yang juga dikenal sebagai visa rumah kedua, dirancang untuk menarik investasi dan keahlian yang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
Golden Visa ini diatur melalui Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 22 tahun 2023 yang berkaitan dengan visa dan izin tinggal, serta Peraturan Menteri Keuangan Nomor 82 Tahun 2023 tentang tarif penerimaan negara bukan pajak untuk layanan Golden Visa.
Investor individu yang berencana mendirikan perusahaan di Indonesia diharuskan berinvestasi minimal US$ 2.500.000 (sekitar Rp 38 miliar) untuk mendapatkan izin tinggal selama 5 tahun.
Untuk periode 10 tahun, investasi yang dibutuhkan adalah sebesar US$ 5.000.000 (sekitar Rp 76 miliar).
Sementara itu, korporasi yang menanamkan modal sebesar US$ 25.000.000 (sekitar Rp 380 miliar) akan mendapatkan izin tinggal selama 5 tahun bagi direksi dan komisarisnya, dan US$ 50.000.000 (sekitar Rp 760 miliar) untuk izin tinggal selama 10 tahun.
Baca Juga: Nelayan Hilang di Perairan Tegal Saat Mengangkat Jangkar
Terdapat juga opsi bagi investor individu yang tidak mendirikan perusahaan di Indonesia. Untuk izin tinggal 5 tahun, mereka harus menempatkan dana sebesar US$ 350.000 (sekitar Rp 5,3 miliar) yang dapat diinvestasikan dalam obligasi pemerintah, saham perusahaan publik, atau tabungan/deposito.
Sedangkan untuk izin tinggal selama 10 tahun, dana yang harus ditempatkan adalah sebesar US$ 700.000 (sekitar Rp 10,6 miliar).
Tejo Harwanto, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Tengah, menekankan pentingnya sosialisasi dan penyebaran informasi tentang Golden Visa.
Baca Juga: Penelitian BRIN Ungkap Peradaban Megalitik di Gunung Slamet
"Ini adalah kesempatan besar bagi Indonesia untuk mendapatkan keuntungan dari modal asing, kesempatan kerja, transfer teknologi, dan peningkatan kualitas SDM," ujar Tejo dalam peluncuran yang juga dihadiri oleh Kepala Divisi Keimigrasian Is Edy Ekoputranto.
"Kami berharap layanan Golden Visa ini akan mempermudah warga negara asing untuk berinvestasi dan berkarya di Indonesia, terutama di Jawa Tengah," tambahnya.
Dengan adanya Golden Visa, Indonesia berharap dapat menarik lebih banyak investasi asing yang akan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi dan pembangunan nasional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Jalan Diperbaiki, Warga Malah Menderita: Seragam Anak Kotor, Motor Rusak di Jalur Semarang–Kendal
- 2Atlet Selam Jepara Meninggal di Porprov Jateng, Lomba di Awann Costa Ditunda
- 3Profil Instagram Wasit Persija vs Persik di Super League 2026/2027, Steven Yubel Poli Pimpin Duel, Aidil Azmi Jadi Wasit VARdi JIS
- 4LIVE SCORE PSMS vs PSIS! Ayam Kinantan Unggul 2-0 di Babak Pertama, Tuan Rumah Kena Kartu Merah, Cek Skor Akhir FULL TIME
- 5UPDATE! Kronologi Atlet Selam Jepara Syabilla Rizkia Meninggal Saat Porprov Jateng 2026
- 6Viral Pelari JRF 2026 Terobos Barikade, Apa Itu COT dan COP? Ini Aturan yang Wajib Dipahami
- 7Jadwal BWF Hylo Open 2026 Lengkap hingga Final, Cek Wakil Indonesia dan Link Live Streaming
- 8GMPI Kota Semarang Gelar Rakercab dan Forum Diskusi Kepemudaan, Ajak Gen Z Menjaga Nilai Demokrasi di Era Digital
- 9Prediksi Skor Garudayaksa vs Persib, Cuma Punya 1 Hari Persiapan, Mampukah Persib Taklukkan Garudayaksa?
- 10Perangkat Pertandingan Garudayaksa vs Persib: Wasit Irfan Wahyu Wijanarko Pimpin Laga Panas Malam Ini


