Jateng

Club Licensing Menjadi Fokus Utama Liga 1 2024/25

Afri Rismoko | 1 Juni 2024, 12:44 WIB
Club Licensing Menjadi Fokus Utama Liga 1 2024/25

AKURAT.CO, PT Liga Indonesia Baru (LIB) menegaskan pentingnya pemenuhan Club Licensing bagi semua kontestan Liga 1 musim depan. Hanya 8 dari 18 klub yang telah memenuhi kriteria pada siklus 2023/2024.

Direktur Utama PT LIB, Ferry Paulus, menyampaikan bahwa 10 klub lainnya akan menjalani final verifikasi untuk memenuhi kriteria olahraga, infrastruktur, personel dan administrasi, legal, dan finansial.

"Kami mendorong semua klub untuk mencapai 100 persen pemenuhan Club Licensing pada musim depan," kata Ferry.

Baca Juga: Berikut Tiga Skenario Persiku Kudus Lolos Liga 2

Sementara, Yoyok Sukawi, CEO PSIS mengaku lega bahwa PSIS telah lolos dalam club licensing Liga 1 sehingga tidak perlu kesusahan untuk menjalani final verifikasi dan Liga 1 final assessment.

Pasalnya PT. LIB menyebut klub yang belum lolos dalam club licensing harus menjalani final verifikasi dan Liga 1 final assessment.

"Terkait rencana klub harus menjalani final verisikasi dan Liga 1 final assessment kami cukup lega ya karena PSIS kemarin sudah berstatus granted dalam club licensing," tandas Yoyok Sukawi.

Baca Juga: Format Liga 1 Baru, Yoyok Sukawi: Jangan Cuma Rilis, Ajak Klub Diskusi Dong!, Pemain Asing PSIS Gak Boleh Mubazir, Semua Harus Main!

Namun dari keseluruhan rilis yang telah dibuat PT. LIB, Yoyok Sukawi menyampaikan bahwa PSIS menyayangkan rilis tersebut keluar tanpa mengajak klub untuk berdiskusi terkait rencana format kompetisi musim depan.

"Kami juga menyayangkan sebenarnya, klub sebagai pemegang saham dan peserta kompetisi tidak diajak bicara dulu mengenai rencana kompetisi musim depan. LIB terkesan terburu-buru dan merilis tanpa diskusi. Harusnya klub diajak RUPS dulu. Terkait kick off tanggal 2 Agustus juga tahu dari rilis LIB. Klub harusnya diajak diskusi dulu," pungkas Yoyok Sukawi.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Afri Rismoko
A