Jateng

Dukung Kemajuan Pariwisata, Gojek Buka Program School Creative Hub Bersama Pemkot Semarang

Afri Rismoko | 13 Mei 2024, 19:15 WIB
Dukung Kemajuan Pariwisata, Gojek Buka Program School Creative Hub Bersama Pemkot Semarang

 

 

Akurat.co - Gojek kembali mempertegas komitmennya dalam menciptakan dampak positif bagi pengembangan pariwisata dan menciptakan generasi penerus yang kreatif. 

Kali ini, untuk memeriahkan Hari Pendidikan Nasional yang diperingati setiap 2 Mei, Gojek bekerja sama dengan Pemerintah Kota Semarang, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang resmi membuka program School Creative Hub 2024 dengan tema Makin Keren Jelajah Semarang.

 

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang R. Wing Wiyarso Poespojoedho, S.Sos, M.Si (kanan) mengapresiasi langkah-langkah Gojek mendukung pariwisata di Kota Semarang dengan melibatkan siswa siswi SMP-SMA melalui School Creative Hub

School Creative Hub (SCH) 2024 merupakan sebuah bentuk komitmen Gojek kepada anak muda dengan mengadakan berbagai inisiatif yang menstimulus lahirnya kreativitas, mendukung pariwisata dan inovasi anak muda sejak dini. 

School Creative Hub 2024 yang dibuka oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang ini terdiri dari tiga kegiatan besar, yaitu Tourism Content Competition, Gen-Z Tourism Workshop dan Duta Muda Wisata Digital.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang R. Wing Wiyarso Poespojoedho, S.Sos, M.Si dalam Pembukaan SCH 2024 menyampaikan apresiasinya atas upaya Gojek tersebut. 

“Saya mengapresiasi School Creative Hub 2024 yang diselenggarakan secara kolaboratif antara Grup GoTo dengan pemerintah kota Semarang. Saya doakan seluruh peserta yang mengikuti program ini dapat menerapkan ilmu yang didapat untuk memberikan manfaat kepada masyarakat khususnya terhadap pertumbuhan Pariwisata di Kota Semarang,” ujarnya, Senin (13/5/2024). 

Wiyarso menambahkan SCH merupakan salah satu bentuk pengenalan ekonomi digital & ekonomi kreatif sejak dini. Dimana Ekonomi Digital dan Ekonomi Kreatif adalah sektor ekonomi masa depan yang akan tumbuh pesat. 

“Kuasailah ini untuk mewujudkan Indonesia yang semakin maju dan sejahtera menuju Indonesia juara,” tandasnya. 

SCH 2024 akan diikuti oleh 900 peserta yang merupakan siswa-siswi dari 30 sekolah pada jenjang SMP-SMA di kota Semarang yang juga mengikuti kompetisi: 

 

Tourism Content Competition merupakan kompetisi pembuatan konten kreatif dalam format video, dengan tema pariwisata besar Kota Semarang. 

 

Kompetisi ini terbuka untuk seluruh siswa/siswi SMP/MTs & SMA/MA/SMK di Kota Semarang. Saat ini terdapat 30 sekolah yang berpartisipasi dan masih akan terus bertambah hingga 11 Mei 2024.

 

Lokakarya Pariwisata Gen-Z merupakan lokakarya satu hari dengan tema “Discover, Create, Share: Unleash The Digital Explorer in You”. Lokakarya ini mencakup pentingnya peran Gen-Z dalam eksplorasi, kreatifitas, dan ekspresi digital dalam mengembangan sektor Pariwisata di Kota Semarang. 

 

Narasumber pada workshop, yang berperan untuk meningkatkan kesadaran pariwisata terhadap generasi muda dan pembuat konten profesional yang berperan untuk memberikan pengajaran mengenai pembuatan konten yang baik. 

 

Duta Muda Wisata Digital Kota Semarang adalah gelar yang diberikan kepada individu muda yang terpilih sebagai duta pariwisata digital untuk Kota Semarang, melalui proses seleksi dalam rangkaian acara School Creative Hub 2024.

 

Area Head Gojek Semarang Nur Andriansyah menyampaikan harapannya agar peserta lwbih kreatif untuk membantu potenai wisata di Kota Semarang.

 

“Kami berharap agar siswa dapat lebih kreatif, proaktif, dan ikut membantu memperkenalkan potensi-potensi wisata lainnya yang ada di Kota Semarang. School Creative Hub 2024 ini menjadi kompetisi akbar tahunan yang ditunggu oleh sekolah dan juga siswa, melalui workshop dan lomba konten kreatif. Gojek juga akan terus memberikan dukungan sebagai penyedia platform digital dalam upaya percepatan digitalisasi di sekolah,” bebernya. 

 

Gojek yakin bahwa menciptakan dampak sosial adalah bagian penting dalam segala hal yang dilakukan. 

 

“Kami membuat inisiatif sisi yang tidak hanya berdampak pada bisnis, tetapi juga dampak sosial, khususnya pariwisata di Kota Semarang melalui workshop bagi siswa siswi di SMP dan SMA sehingga mereka juga dapat memperkenalkan potensi pariwisata di lingkungan mereka,” tutup Andriansyah.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Afri Rismoko
A