Jateng

Bantu Masyarakat Penuhi Kebutuhan Pokok dan Jaga Stabilitas Harga, Pemkot Semarang Gencar Lakukan Gerakan Bakti Sosial Selama Ramadan

Arixc Ardana | 4 April 2024, 19:41 WIB
Bantu Masyarakat Penuhi Kebutuhan Pokok dan Jaga Stabilitas Harga, Pemkot Semarang Gencar Lakukan Gerakan Bakti Sosial Selama Ramadan

AKURAT.CO, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang gencar melakukan gerakan bakti sosial selama bulan Ramadan 2024.

Gerakan ini bertujuan untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat serta menjaga stabilitas harga yang selalu menjadi perhatian utama di tengah perayaan Ramadan.

Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, menegaskan komitmen Pemkot Semarang untuk terus berkolaborasi dalam menyelenggarakan bazar Ramadan.

Baca Juga: Selama 4 Hari Masa Angkutan Lebaran, 64 Ribu Pemudik Telah Tiba di Wilayah Daop 4 Semarang

Dalam bazar tersebut, tidak hanya memberikan akses kepada masyarakat untuk memperoleh kebutuhan pokok, tetapi juga disediakan tempat bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk mempromosikan produk-produk mereka.

“Melalui Festival Bazar Ramadan yang melibatkan semua kelurahan, kami tidak hanya memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memperoleh kebutuhan pokok, tetapi juga memberikan panggung bagi UMKM untuk bersaing dan memperkenalkan produk-produk unggulan mereka,” ungkapnya saat menghadiri Bazar Ramadan di Jalan Brotojoyo, Kecamatan Semarang Utara, pada Kamis (4/4).

Selain itu, sebagai bentuk tanggapan atas bencana banjir, dilakukan juga program Tebus Suka-Suka yang memberikan bantuan kebutuhan pokok kepada warga yang terdampak banjir.

Program ini dilakukan seiring dengan pemberian paket sembako dari para donatur kepada masyarakat yang membutuhkan.

Dalam rangka menjaga kesehatan masyarakat, selama bazar juga disediakan mobil laboratorium dari Dinas Ketahanan Pangan Kota Semarang.

Inovasi ini memungkinkan masyarakat untuk melakukan pemeriksaan keamanan makanan secara langsung.

“Mobil laboratorium ini merupakan langkah proaktif kami untuk memastikan masyarakat terlindungi dari ancaman makanan berbahaya seperti yang mengandung boraks dan tekstil,” jelasnya.

Sementara itu, Camat Semarang Utara, Siwi Wahyuningsih, menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pelaku UMKM dalam meningkatkan kualitas dan daya saing produk mereka.

Sesuai arahan dari Wali Kota Semarang, ia akan memberikan fasilitas yang memadai kepada para pelaku UMKM.

“Kami berharap dukungan dan kerjasama dari lurah-lurah dalam wilayahnya untuk mendukung serta mempromosikan produk-produk UMKM, sehingga dapat terus meningkatkan potensi UMKM dan memberdayakan para ibu-ibu PKK sebagai bagian integral dari pembangunan ekonomi lokal,” tambahnya.

Dengan langkah-langkah konkret ini, Pemkot Semarang menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan mendukung perkembangan UMKM di kota ini, terutama di tengah semangat Ramadan yang penuh berkah.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.