Jateng

Tragedi di Sungai Babon Semarang: Remaja Tewas Tenggelam Saat Berenang

Afri Rismoko | 11 Januari 2024, 08:07 WIB
 Tragedi di Sungai Babon Semarang: Remaja Tewas Tenggelam Saat Berenang

AKURAT.CO, Sebuah insiden memilukan terjadi di Sungai Babon, Genuk, Semarang, dimana seorang remaja bernama Ali Ridho (13) meninggal dunia setelah tenggelam saat berenang. Kejadian tragis ini terjadi pada Rabu, 10 Januari 2024, sekitar pukul 12.00 WIB.

Ali Ridho, yang diduga kurang mahir berenang, terutama di arus yang deras, sedang bermain bersama sembilan temannya di tepi sungai sebelum memutuskan untuk berenang.

Meskipun ia menggunakan Styrofoam sebagai alat bantu berenang, sayangnya ia terlepas dan terbawa arus.

Baca Juga: Catat Tanggalnya, Duel Sengit di Semarang: Persibangga Vs Persip di Final Liga 3 Jateng!

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Semarang, Heru Suhartanto, mengungkapkan.

"Saat korban berenang, gabus yang dipakainya terlepas. Karena kurang mahir berenang dan arus sungai yang deras, ia langsung hanyut dan tenggelam."

Tim SAR dari Basarnas segera diterjunkan untuk operasi pencarian dan penyelamatan di sungai yang memiliki lebar sekitar 3 meter dengan kedalaman antara 2,5 hingga 3 meter.

Bekerja sama dengan tim SAR lainnya, pencarian berlangsung hingga malam hari.

Baca Juga: Persibangga Purbalingga Tanpa Bayu Eko di Final Liga 3 Jateng vs Persip Pekalongan, Ini Alasannya

Pada pukul 21.00 WIB, Ali Ridho berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan dalam kondisi telah meninggal dunia.

"Korban ditemukan tersangkut di pinggir sungai," tambah Heru.

Setelah ditemukan, jenazah korban langsung dievakuasi ke puskesmas Bangetayu, Semarang.

Heru Suhartanto mengucapkan terima kasih kepada semua tim SAR yang telah bekerja keras dalam operasi pencarian.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di sungai, terutama selama musim hujan ketika arus bisa menjadi sangat deras.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat tentang bahaya berenang di sungai, khususnya saat arus sedang kuat, dan pentingnya pengawasan ketat bagi anak-anak saat berada di dekat perairan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Afri Rismoko
A