Jateng

Tim Gabungan Bergerak Cepat Atasi Material Longsor di Jalur Kereta Banyumas

Afri Rismoko | 5 Desember 2023, 13:28 WIB
Tim Gabungan Bergerak Cepat Atasi Material Longsor di Jalur Kereta Banyumas

AKURAT.CO, Longsor besar menghambat jalur kereta api di antara Stasiun Karanggandul – Karangsari KM 340 + 100, Desa Gununglurah, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, sejak dini hari Senin (4/12) pukul 02.00 WIB.

Tim gabungan yang terdiri dari berbagai elemen terkait berjibaku melakukan pembersihan material yang menutupi lintasan rel kereta api.

Longsor yang terjadi pasca hujan dengan intensitas tinggi selama lebih dari tiga jam ini memiliki volume yang signifikan, dengan panjang mencapai 50 meter, lebar 50 meter dan tinggi 20 meter.

Baca Juga: Empat Orang Luka dalam Kericuhan Laga PSIS Vs PSS di Stadion Jatidiri

Sebagai tindakan preventif dan keselamatan, PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi V Purwokerto telah mengalihkan 16 perjalanan kereta api ke jalur utara dan selatan.

Hingga Senin malam (4/12) pukul 23.55 WIB, tim gabungan terus bekerja keras untuk membersihkan rel.

Untuk membantu upaya pembersihan, telah dikerahkan lima unit eskavator dan satu unit kereta lori ke lokasi kejadian sejak Senin pagi.

Selain itu, perbaikan infrastruktur juga menjadi prioritas, termasuk memperbaiki sebuah menara sutet yang pondasinya terkena dampak longsor.

Baca Juga: Akhir Desember 2023, Dinperinaker Kejar Target 60 Industri Kecil Terdaftar di SIINas

Menurut kaji cepat yang dilakukan, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan akibat peristiwa ini. Tim gabungan terus melakukan patroli dan pemantauan sebagai langkah antisipatif terhadap potensi longsor susulan.

Dalam menghadapi potensi hujan sedang hingga lebat yang bisa disertai petir dan angin kencang seperti yang diinformasikan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk hari Rabu (6/12) dan Kamis (7/12), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau pemerintah daerah setempat untuk meningkatkan kesiapsiagaan.

Pemerintah daerah diminta untuk melakukan pemantauan berkala di lereng perbukitan, menguatkan tebing, serta melakukan mitigasi dengan penanaman pohon berakar kuat yang dapat mencegah longsor.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Ph.D., menegaskan bahwa kejadian ini harus menjadi perhatian serius bagi semua pihak untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan mitigasi bencana, terutama di daerah yang rawan longsor.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Afri Rismoko
A