Jateng

BSSN dan Pemprov Jateng Perkuat Sistem Pemerintahan Elektronik Hadapi Ancaman Siber

Afri Rismoko | 8 November 2023, 17:33 WIB
BSSN dan Pemprov Jateng Perkuat Sistem Pemerintahan Elektronik Hadapi Ancaman Siber

AKURAT.CO, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Republik Indonesia menekankan pentingnya kolaborasi dalam keamanan siber di Jawa Tengah, terutama di kalangan organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Operasi Keamanan Siber BSSN, Andi Yusuf, dalam acara Literasi Keamanan Informasi dengan tema "Kolaborasi Keamanan Informasi melalui Pertukaran Informasi Ancaman Siber untuk Mencegah Insiden Siber", yang diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Tengah di kompleks kantor Gubernur Jateng pada Rabu, 8 November 2023.

Andi Yusuf mengapresiasi upaya Diskominfo Jateng dalam meningkatkan kesadaran keamanan (security awareness) melalui literasi digital. Tujuan utamanya adalah untuk memperkuat implementasi sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE) di tengah ancaman siber yang semakin masif.

Baca Juga: PSIS Harus Kerja Keras untuk Menang Lawan Persita

Menurut Andi, serangan siber seperti web defacement, kebocoran data akibat malware pencuri data atau penyadera data, dan ransomware, mendominasi ancaman siber terhadap sistem pemerintah daerah. Langkah-langkah pencegahan dan respons cepat terhadap insiden siber menjadi krusial untuk meminimalisasi dampak yang lebih luas.

Andi menegaskan pentingnya kolaborasi antar OPD dalam meningkatkan keamanan siber.

“Keamanan siber adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas Diskominfo Jateng, tetapi juga OPD lain di Jateng,” katanya.

Baca Juga: Jangan Lewatkan! KAI Buka Rekrutmen di Job Fair UGM Pada 11-12 November 2023

Dia juga menyoroti pentingnya platform pertukaran informasi ancaman siber untuk respons cepat terhadap ancaman yang terdeteksi di Provinsi Jateng.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Jateng Sumarno menekankan perlunya sistem pemerintahan berbasis elektronik yang aman dan konsisten dalam pengelolaan akses dan otoritas untuk menjaga keamanan sistem informasi.

Kepala Dinas Kominfo Jateng Riena Retnaningrum menambahkan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan sinergitas dan koordinasi dalam pencegahan, penanggulangan, dan pemulihan insiden siber, serta mempertahankan komitmen pimpinan OPD dalam pengamanan CSIRT di OPD Jateng.

Baca Juga: Bima Sakti Ajak Skuad U-17 Indonesia Nikmati Setiap Pertandingan di Piala Dunia

Dengan kolaborasi dan peningkatan kesadaran keamanan informasi, Jawa Tengah berupaya meningkatkan keamanan sistem informasi di tengah tantangan keamanan siber yang semakin kompleks.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Afri Rismoko
A