UMKM Olahan Ikan Demak Diproyeksikan Tembus Pasar Internasional

AKURAT.CO DEMAK - Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) produk perikanan Kabupaten Demak, Jawa Tengah diproyeksikan tembus pasar internasional.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (Dinlutkan) Kabupaten Demak, Nanang Tasunar.
Menurut Nanang, sampai saat ini pihaknya terus mendorong dan melakukan pembinaan UMKM yang memproduksi olahan ikan.
Baca Juga: Erick Thohir Umumkan Naturalisasi Justin Hubner Hampir Rampung
Namun untuk saat ini yang sudah memenuhi ekspor produk ikan asap Desa Wonosari, Kecamatan Bonang.
"Kalau eksspor kita secara langsung kita memang sudah mendorong ke arah sana, cuma memang produk eskpor kita yang ada di Wonosari," katanya.
Kata dia, untuk ekspor ikan asap sendiri sampai saat ini masih gabungan dengan daerah lain lantaran stok barang masih terhitung minim untuk ekspor sendiri.
Baca Juga: Badan Pemeriksa Keuangan Hormati Proses Hukum Kasus Achsanul Qosasi, Bos Madura United
"Ini masih gabungan dari beberapa daerah, kita membuat ikan asap kemudian kita ekspor kontainernya ada di Rembang, jadi kita kumpukan karena jadi barangnya harus banyak,ini mungkin sudah kontainer ke tiga yang diekspor," terangnya.
Nanang menjelaskan, ikan asap yang diekspor bukan seperti ikan asap yang dikenal masyarakat pada umumnya.
Akan tetapi ikan asap ini memiliki kadar kekeringan hingga 95%.
Baca Juga: Dinlutkan Demak Komitmen Bina UMKM Olahan Perikanan Melalui Pijar Mas
"Tapi memang bukan seperti ikan asap yang kita konsumsi dalam negeri, yang njenengan bayangkan ikan mangut. Ini engga malah kekeringannya mungkin 95 persen kering jadi airnya tinggal sedikit, keras mungkin nek kita ya kurang bisa menikmati itu," jelasnya.
Ia menduga, ikan asap yang cenderung kering ini dalam penyajiaanya dengan cara diparut tidak dimasak seperti yang ada di Demak.
"Mungkin karena memang di sana makannya tidak seperti kita dibakar di kasih kecap tidak, tapi kaya olahan Jepang itu yang diparut itu," ucapnya.
Baca Juga: Presiden Klub Madura United Tersangka Kasus Korupsi: Strategi Umar Wachdin Menyelamatkan Tim!
Ditanya terkait UMKM, Nanang menyebut bahwa ke depan produk-produk olahan ikan di Kabupaten Demak ini ke depan juga akan diupayakan tembus pasar internasional.
"UMKM sama ekspor, tapi mungkin yang kesulitan mencari buyernya ini. Tapi nanti sampai ke situ," tukas Nanang. (ADV/Pemkab Demak)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Jalan Diperbaiki, Warga Malah Menderita: Seragam Anak Kotor, Motor Rusak di Jalur Semarang–Kendal
- 2Atlet Selam Jepara Meninggal di Porprov Jateng, Lomba di Awann Costa Ditunda
- 3Profil Instagram Wasit Persija vs Persik di Super League 2026/2027, Steven Yubel Poli Pimpin Duel, Aidil Azmi Jadi Wasit VARdi JIS
- 4LIVE SCORE PSMS vs PSIS! Ayam Kinantan Unggul 2-0 di Babak Pertama, Tuan Rumah Kena Kartu Merah, Cek Skor Akhir FULL TIME
- 5UPDATE! Kronologi Atlet Selam Jepara Syabilla Rizkia Meninggal Saat Porprov Jateng 2026
- 6Viral Pelari JRF 2026 Terobos Barikade, Apa Itu COT dan COP? Ini Aturan yang Wajib Dipahami
- 7Jadwal BWF Hylo Open 2026 Lengkap hingga Final, Cek Wakil Indonesia dan Link Live Streaming
- 8GMPI Kota Semarang Gelar Rakercab dan Forum Diskusi Kepemudaan, Ajak Gen Z Menjaga Nilai Demokrasi di Era Digital
- 9Prediksi Skor Garudayaksa vs Persib, Cuma Punya 1 Hari Persiapan, Mampukah Persib Taklukkan Garudayaksa?
- 10Perangkat Pertandingan Garudayaksa vs Persib: Wasit Irfan Wahyu Wijanarko Pimpin Laga Panas Malam Ini







