Jateng

Pemprov Jateng Gencarkan Langkah Strategis Cegah Inflasi, Termasuk Peluncuran Toko TPID

Afri Rismoko | 19 Oktober 2023, 18:46 WIB
Pemprov Jateng Gencarkan Langkah Strategis Cegah Inflasi, Termasuk Peluncuran Toko TPID

AKURAT.CO, Dalam upaya mengendalikan inflasi yang terus meningkat, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah mendistribusikan sebanyak 151 ton beras cadangan ke daerah-daerah dengan tingkat kemiskinan ekstrem di provinsi ini per tanggal 17 Oktober 2023.

Pj Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana, dalam Rapat Koordinasi Wilayah dan Capacity Building TPID se-Jawa Tengah mengatakan, kenaikan harga beberapa kebutuhan pokok seperti beras, gula, dan cabai berkontribusi signifikan terhadap inflasi.

"Kondisi ini diperparah dengan fenomena el nino, kekeringan, dan krisis pangan global yang mempengaruhi produksi dan harga komoditas pertanian," ujarnya.

Baca Juga: Pemkot Semarang dan Bank Indonesia Kolaborasi Bangun Toko TPID demi Kendalikan Inflasi

Sebagai respons terhadap situasi tersebut, Pemprov Jateng telah mengambil sejumlah langkah strategis. Selain distribusi beras cadangan, telah digelar 445 kali Gerakan Pangan Murah (GPM) di 35 kabupaten/kota per 6 Oktober.

Selanjutnya, subsidi transportasi diberikan kepada para pelaku usaha pangan dengan total subsidi mencapai Rp287,709 juta atau setara 204 ton. Pemprov Jateng juga melakukan pemantauan penyaluran bantuan pangan dan mengevaluasi distribusi hasil panen, khususnya beras.

Rahmat Dwi Saputro, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, mengonfirmasi bahwa enam kabupaten/kota di Jawa Tengah telah mencatat inflasi di atas rata-rata nasional pada September 2023. Sebagai solusi, Toko TPID akan dibangun di Semarang, dan diharapkan dapat diterapkan juga di Kudus, Tegal, Purwokerto, Cilacap, dan Solo.

Baca Juga: Siswa SMKN 1 Tengaran Ciptakan Mobil Listrik, Bupati Semarang Terkesan

Di sisi lain, dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat, pembangunan Rumah Sederhana Pintar (Ruspin) dilakukan dengan melibatkan masyarakat setempat. Wihdatul Ummah Warga, salah satu penerima manfaat, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya.

"Alhamdulillah, saya sangat berterima kasih kepada pemerintah dan semua pihak yang telah membantu," ungkap warga Desa Karangcengis, Kecamatan Bukateja.

Berbagai langkah dan inisiatif tersebut diharapkan dapat memberikan solusi konkrit dalam menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Jawa Tengah.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Afri Rismoko
A