Penggunaan Pupuk Biosaka Menghemat Pemakaian Pupuk Kimia, Petani Lebih Duntungkan

AKURAT.CO, Pemakaian pupuk kimia yang berlebihan akhir-akhir ini memang semakin mengkawatirkan, bukan saja tanaman yang dihasilkan akan mengandung zat-zat berbahaya namun tanah yang menjadi lokasi penanaman akan menjadi rusak dan lambat laun tidak bisa ditanami lagi.
Jika ini terjadi bukan hanya kita saat iuni yang mengalami kerugian, namun anak cucu kita kelak juga akan merasakannya.
Permasalahan inilah yang selalu ditekankan oleh para penyuluh di lapangan kepada para petani melalui poktan atau kelompok dalam berbagai penyuluhan, salah satunya di Poktan Larasati Desa Bumirejo kecamatan Karangawen Kabupaten Demak. Para penyuluh dari Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Demak ini memberikan tema penyuluhan tentang penggunaan Biosaka pada tanaman padi dan jagung terutama bisa menghemat penggunaan pupuk kimia.
“Agar selanjutnya Pengendalian hama dan penyakit tanaman di harapkan menggunakan agensia hayati sehingga produk pertanian aman dikonsumsi dan tidak menimbulkan resurgensi,” jelas Kepala Dinas Pertanian Demak Drs Agus Herawan.
Adapun Pupuk Biosaka sendiri merupakan pupuk organik yang dibuat dari rumput dan campuran lainnya yang dipergunakan untuk tanaman perkebunan seperti jagung dan tanaman lainnya. Selain mudah dalam pembuatannya, bahan-bahan yang dibutuhkan juga sangat mudah ditemukan dan tentu saja murah bahkan gratis, sehingga membantu petani dalam menekan biaya produksi.
Beberapa cara dapat dilakukan untuk pembuatan bio saka salah satunya adalah dengan mencampurkan bahan dengan air bersih sebanyak 2-5 liter dalam wadah yang sudah disiapkan. Selanjutnya dilakukan pemerasan dan pengadukan menggunakan tangan dan tidak boleh menggunakan mesin. (ADV/Pemkab Demak)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Jalan Diperbaiki, Warga Malah Menderita: Seragam Anak Kotor, Motor Rusak di Jalur Semarang–Kendal
- 2Atlet Selam Jepara Meninggal di Porprov Jateng, Lomba di Awann Costa Ditunda
- 3Profil Instagram Wasit Persija vs Persik di Super League 2026/2027, Steven Yubel Poli Pimpin Duel, Aidil Azmi Jadi Wasit VARdi JIS
- 4LIVE SCORE PSMS vs PSIS! Ayam Kinantan Unggul 2-0 di Babak Pertama, Tuan Rumah Kena Kartu Merah, Cek Skor Akhir FULL TIME
- 5UPDATE! Kronologi Atlet Selam Jepara Syabilla Rizkia Meninggal Saat Porprov Jateng 2026
- 6Viral Pelari JRF 2026 Terobos Barikade, Apa Itu COT dan COP? Ini Aturan yang Wajib Dipahami
- 7Jadwal BWF Hylo Open 2026 Lengkap hingga Final, Cek Wakil Indonesia dan Link Live Streaming
- 8GMPI Kota Semarang Gelar Rakercab dan Forum Diskusi Kepemudaan, Ajak Gen Z Menjaga Nilai Demokrasi di Era Digital
- 9Prediksi Skor Garudayaksa vs Persib, Cuma Punya 1 Hari Persiapan, Mampukah Persib Taklukkan Garudayaksa?
- 10Perangkat Pertandingan Garudayaksa vs Persib: Wasit Irfan Wahyu Wijanarko Pimpin Laga Panas Malam Ini


