Tingkatkan Sinergitas, Badko LPQ Lakukan Kunjungan Ke Kantor Kementerian Agama Kota Semarang

AKURAT.CO SEMARANG, Dalam upaya menjaga hubungan serta intensitas dalam melaksanakan program kerja, Badan Koordinasi Lembaga Pendieikan Al-Qur-an (Badko LPQ) Kota Semarang melakukan kunjungan dan silaturrahmi ke Kantor Kementerian Agama Kota Semarang (Komplek Islamic Center), Jl. Untung Suropati, Kalipancur, Kec. Ngaliyan, Kota Semarang.
Dalam kesempatan ini hadir Ketua Umum Badko LPQ Kota Semarang Dr H Bahrul Fawaid didampingi ketua 1 Ust H Moch Dimyati, Bendahara Ust Abdul Halim, dan dari Unit Sosial Ust Abdul Jawad RD dan Ustadzah Hj Ariyani.
Kunjungan pada Rabu (20/9/2023) ini langsung disambut dan diterima Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Semarang, H Ahmad Farid.
Baca Juga: BMKG Jateng Prediksi Musim Hujan Mundur
H Ahmad Farid menyampaikan bahwa fenomena kehidupan Pendidikan dalam keluarga yang semula menjadi Pendidikan agama pertama bagi anak-anaknya sekarang mulai bergeser, karena orang tua sekarang fokus dalam bekerja sehingga jarang sekali memperhatikan tumbuh kembang langsung Pendidikan agama anak-anak mereka.
"Kunjungan ini adalah kesempatan baik, hal ini juga mendorong bagaimana Kemenag ingin menggandeng Lembaga Pendidikan keagamaan khusunya Badko LPQ dalam memberikan Pendidikan ditanamkan nilai karakter kebangsaan," ujar Farid kepada rombongan Badko LPQ Kota Semarang.
Apa yang disampaikan Farid adalah wujud adanya penguatan dalam Lembaga Pendidikan sebagai sarana membentuk karakter pada anak.
Baca Juga: Tiket PSIS vs Barito Putera Sudah Dapat Dibeli, Begini Caranya
"Pemeberdayaan guru Pendidikan Agama Islam (PAI) yang terbatas dalam jam pembelajaran yang terbatas harus dikuatkan dengan Pendidikan keagamaan pada Pendidikan non Formal," ungkap Farid.
Harapan juga disampaikan kepala kementerian Agama Kota Semarang agar kolaborasi dengan Badko LPQ terus ditingkatkan, tidak hanya dalam kegiatan kedinasan namun menjadi mitra dalam segala aspek.
Kemudian disampaikan bahwa sistem yang sudah terbangun baik database asatidz dan santri ini sangat membantu dalam mengidentifikasi keberadan Lembaga.
"Terakhir bahwa Kemenag melalui kepala kantor ingin terus menjadi rumah bagi LPQ," tandas Ahamad farid yang juga mantan kepala kemenag Kabupaten Wonosobo.
Bersambut dengan apa yang disampaikan kepala Kantor Kemenag, Ketua Badko LPQ Kota Semarang Dr H Barul Fawaid menjelaskan terkait keberadaan Badko LPQ Kota Semarang sudah menjadi percontohan bagi Lembaga Pendidikan Non Formal kabupaten dan kota se-Jawa Tengah.
"Hal ini bisa dilihat bagaimana di Kota Semarang sudah by system," tandas Bahrul.
Bahrul Fawaid juga memberikan penegasan, ada beberapa hal yang disampaikan bahwa masih banyak Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) yang tidak mempunyai tanda daftar yang akan di coret dari daftar penerima bisyaroh.
Bahrul melanjutkan, Lembaga Pendidikan Al-Qur’an (LPQ) yang tidak lengkap dalam pemutakhiran data kuota bisyaroh akan dibagikan secara proporsional, termasuk LPQ atau Asatidz yang tidak aktif mengikuti kegiatan termasuk pembinaan ujian, wisuda, festival anak sholeh (FASI).
Baca Juga: Puluhan Petani Melakukan Praktek Pembuatan Pupuk Alami di Kursus Tani
"Sampai sekarang organisasi Badko LPQ juga telah memiliki keanggotaan kurang lebih 1380 lembaga terdiri dari 5.080 Pengajar serta 72.815 santri di tahun 2023 yang semuanya itu bisa di akses melalui website badko dengan sistem informasi keanggotaan Badko LPQ kota Semarang (SIGAP)," beber Bahrul.
Terlepas dari itu semua Bahrul menyampaikan terimakasih khususnya kepada pemerintah kota semarang dalam hal ini walikota semarang yang betul-betul memperhatikan keberadaan Lembaga ini dengan apresiasi bisyaroh yang diterima para pengajar.
"Tentu ini sangat dirasakan manfaatnya terlebih menjadikan lecutan semangat dalam mendidik para santri ataupun murid TPQ dengan menanamkan nilai-nilai akidah juga dilandasi cinta Tanah Air Negara Kesatuan Republik Indonesia sejalan dengan visi badko lpq Kota semarang," tandas Bahrul.
Selain itu, Badko LPQ tidak hanya berperan di bidang pendidikan keagamaan tapi juga sosial dan ekonomi kreatif, di beberapa kesempatan Badko LPQ Kota Semarang sudah bergerak untuk membantu korban bencana seperti semeru, semarang utara, dan korban Gempa bumi Cianjur melalui unit sosial.
Baca Juga: Perubahan Daya di Sektor Agriculture Tingkatkan Produksi Pertanian di Demak
"Sementara di bidang ekonomi kami sudah memiliki UMKM Binaan yang tersebar di seluruh kecamatan dengan berbagai latar belakang usaha yang di geluti para Asatidz TPQ," ungkap Bahrul.
Tidak hanya itu Badko LPQ juga memiliki unit sayap diantaranya Lembaga Pelatihan dan Pengembangan Pendidikan Al-qur’an (LP3Q), Pusat Konsultasi Bantuan Hukum (PKBH), Unit Pemberdayaan Ekonomi Badko LPQ (UBED), Unit Sosial.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Atlet Selam Jepara Meninggal di Porprov Jateng, Lomba di Awann Costa Ditunda
- 2Profil Instagram Wasit Persija vs Persik di Super League 2026/2027, Steven Yubel Poli Pimpin Duel, Aidil Azmi Jadi Wasit VARdi JIS
- 3LIVE SCORE PSMS vs PSIS! Ayam Kinantan Unggul 2-0 di Babak Pertama, Tuan Rumah Kena Kartu Merah, Cek Skor Akhir FULL TIME
- 4UPDATE! Kronologi Atlet Selam Jepara Syabilla Rizkia Meninggal Saat Porprov Jateng 2026
- 5Viral Pelari JRF 2026 Terobos Barikade, Apa Itu COT dan COP? Ini Aturan yang Wajib Dipahami
- 6Jadwal BWF Hylo Open 2026 Lengkap hingga Final, Cek Wakil Indonesia dan Link Live Streaming
- 7GMPI Kota Semarang Gelar Rakercab dan Forum Diskusi Kepemudaan, Ajak Gen Z Menjaga Nilai Demokrasi di Era Digital
- 8Prediksi Skor Garudayaksa vs Persib, Cuma Punya 1 Hari Persiapan, Mampukah Persib Taklukkan Garudayaksa?
- 9Perangkat Pertandingan Garudayaksa vs Persib: Wasit Irfan Wahyu Wijanarko Pimpin Laga Panas Malam Ini
- 10CEK! Viral Pelari JRF 2026, Mengenal Flag-Off Time, Gun Time, dan Chip Time




