Jateng

DPRD Soroti Pembangunan SMPN 16 Semarang

Afri Rismoko | 24 Agustus 2023, 16:26 WIB
DPRD Soroti Pembangunan SMPN 16 Semarang

AKURAT.CO, SEMARANG, Pembangunan gedung baru SMP N 16 Kota Semarang terus mendapat sorotan. Selain kualitas bangunan, akses keluar masuk atau pintu gerbang yang dinilai terlalu mepet ke jalan raya Silayur dianggap tidak aman untuk siswa dan orang tua siswa.

Rohaini, selaku anggota Komisi D DPRD Kota Semarang menilai akses keluar masuk sekolah kurang menjamin keselamatan, karena jembatan terlalu pendek menghadap ke jalan raya.

“Jadi menimbulkan kekhawatiran kecelakaan,” tegas Rohaini saat melakukan sidak pada Kamis (24/8/2023).

Sementara itu, Sekretaris Komisi D, Anang Budi Santoso mengatakan sebenarnya dokumen Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin) SMPN 16 Kota Semarang sudah terbit.

Baca Juga: Menteri PPPA Apresiasi Semangat Jateng Konsisten Bangun Isu-isu Perempuan

“Jadi sebetulnya sudah ada dokumen Andalalin (Analisis Dampak Lalu Lintas). Jadi mungkin nanti ada rambu-rambu di depan. Kemudian karena posisi pintu gerbang ada di tanjakan maka harus ada jarak yang cukup lebar dari pintu gerbang ke jalan raya,” ungkap Anang.

Kepala Sekolah SMPN 16, Purnami Subadiyah berharap akses keluar masuk betul-betul aman dan nyaman bagi siswa-siswi. Dengan begitu, aktifitas siswa-siswi bisa terjamin keamanannya. Selain itu, Purnami juga menjelaskan bahwa Siswa-siswinya kebanyakan diantar oleh ibu-ibu.

Purnami meminta agar pembangunan akses keluar masuk memperhatikan juga keterampilan berkendara ibu-ibu yang terkadang menimbulkan bahaya yang tidak disadari.

Baca Juga: Dorong Peningkatan Kualitas Farmakologi Dalam Negeri, Ganjar; Riset Adalah Kunci

“Jadi itu saja intinya supaya akses keluar masuk kendaraan aman nyaman tenang sehingga begitu masuk itu orang tua dan anak-anak tidak was-was lagi,” ungkap Purnami.

“Mungkin perlu ditambah juga jembatan penyeberangan, terus jalan setengah itu ditutup saja supaya tidak ada anak atau orang tua yang masuk dengan memotong jalan,” tambahnya.

“Jumlah siswa kami kurang lebih ada 800 siswa, kalau semua gedung ini selesai dengan baik ya cukup. Yang terpenting adalah seluruh fasilitas yang disediakan nanti mendukung prgram sekolah ramah anak ya,” tutupnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Afri Rismoko
A