Jateng

Stop Pusing dengan Angka! 5 Software Visualisasi Data Terbaik 2025: Dari Tableau Market Leader hingga Casual yang Flowchart-Based

Theo Adi Pratama | 16 November 2025, 08:30 WIB
Stop Pusing dengan Angka! 5 Software Visualisasi Data Terbaik 2025: Dari Tableau Market Leader hingga Casual yang Flowchart-Based

JATENG.AKURAT.CO, Di era Big Data, data yang mentah dan berlimpah tidak ada gunanya tanpa kemampuan untuk memahaminya. Inilah mengapa Visualisasi Data menjadi alat yang sangat penting, mengubah barisan angka menjadi grafik dan dashboard yang mudah dicerna, memungkinkan pengambilan keputusan yang cepat dan tepat.

Tahun 2025 menghadirkan berbagai solusi, mulai dari platform bisnis intelijen (BI) yang kuat hingga alat manajemen proyek yang berfokus pada representasi visual.

Berikut adalah 5 software visualisasi data terbaik untuk meningkatkan produktivitas dan pemahaman bisnismu!

1. Tableau: Market Leader untuk Business Intelligence

Kekuatan Analitik, Fleksibilitas, dan Penanganan Big Data

Tableau menduduki posisi teratas sebagai pemimpin pasar dalam membantu manajemen produktivitas secara umum melalui visualisasi. Solusi ini sangat fleksibel dan kuat, khususnya dalam bidang Business Intelligence.

  • Kekuatan Data Besar: Tableau benar-benar menunjukkan kehebatannya saat berhadapan dengan set data berukuran besar.
  • Ragam Produk: Tableau menawarkan berbagai software, dimulai dari Tableau Creator (versi desktop dan online untuk individu) untuk memproses data menjadi analitik visual. Ada juga versi untuk tim dan organisasi yang menyediakan dashboard interaktif, atau untuk pemrosesan analitik langsung dengan aplikasi software yang sudah ada.
  • Komunikasi Insight: Secara keseluruhan, Tableau adalah alat analitik yang kuat untuk menghasilkan berbagai jenis chart dan grafik yang berguna. Semua visualisasi ini mempermudah komunikasi insight kepada stakeholder dari berbagai tingkatan.

2. Wrike: Terbaik untuk Gantt Charts dan Manajemen Alur Kerja

Dashboard Khusus, Skalabilitas Tinggi, dan Integrasi Luas

Jika Gantt charts dan dashboard adalah fokus utamamu, Wrike harus ada dalam daftar alat visualisasi data yang kamu pertimbangkan.

  • Manajemen Alur Kerja Visual: Wrike memudahkan pembuatan tugas dan alur kerja (workflow), yang kemudian dapat dikelola secara visual dalam format Gantt chart atau kalender. Kamu juga dapat membuat alur kerja kustom secara visual untuk proyekmu.
  • Visualisasi Proyek: Kekuatan visualisasi data Wrike terletak pada pengaturan item dashboard kustom yang secara visual menunjukkan kemajuan metrik proyek utama. Dalam satu tampilan cepat, kamu dapat melihat status setiap area proyek.
  • Skalabilitas: Wrike sangat mudah diskalakan, mendukung integrasi ke berbagai platform lain, dan cocok untuk tim besar.
  • Tingkat Gratis: Tingkat gratisnya mendukung hingga 5 anggota tim dan jumlah kolaborator yang tidak terbatas.

3. Quire: Terbaik untuk Keseimbangan Kesederhanaan dan Kekuatan (Kanban)

*Mudah Beralih dari To-Do List ke Kanban Board

Quire memungkinkan kamu mengelola dan memvisualisasikan proyek yang tidak memerlukan fungsionalitas terlalu canggih, namun tetap kuat.

  • Konversi Tugas Mudah: Quire bekerja dengan memungkinkan kamu memetakan tugas dalam format daftar to-do sederhana yang mudah diatur ulang dan ditugaskan. Setelah tugas didefinisikan, kamu dapat langsung mengaturnya secara visual menggunakan Kanban board yang terintegrasi, dengan mudah beralih antara daftar tugas dan Kanban.
  • Representasi Visual Dasar: Quire menawarkan sejumlah representasi visual dari daftar tugas, termasuk pie charts, ringkasan proyek, dan grafik—semua representasi visual data dasar tersedia, kecuali Gantt charts.
  • Antarmuka Streamlined: Quire menghadirkan antarmuka yang efisien yang berfungsi sangat baik untuk eksplorasi alur kerja dan peningkatan manajemen proyek.

4. Targetprocess: All-in-One untuk Proyek Pengembangan Agile

Suite Fitur Terlengkap, Multitampilan Data untuk Manajer Proyek

Jika kamu menginginkan software manajemen proyek all-in-one yang mencakup sejumlah besar opsi representasi data, Targetprocess adalah jawabannya.

  • Pendekatan Dashboard Penuh: Mengambil pendekatan dashboard yang komprehensif, juga bekerja dalam format Kanban dan Gantt chart. Targetprocess pada dasarnya memberikan proyekmu rangkaian fitur lengkap.
  • Fokus Agile: Solusi ini sangat diarahkan pada proyek pengembangan software agile.
  • Visualisasi Terbaik: Meskipun dapat terasa sedikit overwhelming dalam kumpulan fiturnya dan antarmukanya bisa terasa sedikit clunky, solusi ini merepresentasikan data secara visual dengan lebih banyak cara daripada pesaingnya, dan melakukan hampir semua hal yang dibutuhkan oleh manajer proyek software.

5. Casual: Terbaik untuk Organisasi Berbasis Flowchart

Organisasi Proyek Satu Panel Melalui Diagram Alir

Ada banyak cara untuk mengatur proyek secara visual, dan jika gaya pilihanmu adalah organisasi berbasis bagan alir (flowchart), kamu akan menyukai Casual.

  • Antarmuka Eksklusif Flowchart: Alih-alih Kanban atau Gantt chart, Casual dibangun secara eksklusif di sekitar satu antarmuka flowchart di mana kamu mengatur proyek dengan menarik garis antar tugas, dan menugaskan anggota tim pada setiap langkah bagan alir.
  • Kesederhanaan Tugas: Setiap anggota tim mendapatkan daftar tugas berdasarkan bagan alir tersebut, tetapi manajer proyek melacak kemajuan melalui flowchart satu panel ini.
  • Keterbatasan: Casual sangat ideal jika kamu menyukai flowchart dan proyekmu dapat direpresentasikan dalam format tersebut. Namun, jika kamu menginginkan berbagai jenis chart atau manajemen tim yang besar, Casual tidak cocok untukmu karena semua tingkat harganya hanya dibedakan berdasarkan jumlah pengguna, bukan fitur.
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.