Misteri Tanjakan Bapa Tere Gunung Ciremai: Kejamnya Sebuah Julukan Tanjakan Legendaris

AKURAT.CO Misteri, Tanjakan Bapa Tere di Gunung Ciremai, Jalur Pendakian Linggarjati, bukan sekadar tanjakan biasa.
Namun, ia menjadi simbol kejam dan menakutkan bagi para pendaki yang berani menaklukkannya.
Nama "Bapa Tere" disematkan sebagai julukan untuk merujuk pada kekejaman dan kesulitan yang dihadirkan oleh tanjakan ini, seolah menjadi metafora dari ayah tiri yang jahat.
Keberadaan Tanjakan Bapa Tere tidak hanya dikenal sebagai tantangan fisik, tetapi juga sebagai penguras tenaga yang membutuhkan keberanian ekstra dari para pendaki.
Baca Juga: Keelokan Danau Taman Hidup di Gunung Argopuro: Pesona dan Misteri yang Selalu Memikat Pendaki
Bahkan, hanya melihat penampakannya saja sudah cukup membuat ciut nyali.
Kemiringannya yang sangat curam membuat pendaki sesekali harus menggunakan tali untuk melewati tanjakan ini dalam perjalanan menuju puncak.
Legenda terkait asal usul nama Tanjakan Bapa Tere membawa nuansa misteri dan keangkeran.
Salah satu versi cerita menyebutkan bahwa nama ini berasal dari kisah seorang ayah tiri yang jahat, yang membunuh anaknya di lokasi ini.
Baca Juga: Misteri Gunung Argopuro: Legenda Dewi Rengganis dan Pesona Dayang-Dayangnya
Namun, kebenaran kisah ini sulit dipastikan karena tidak diketahui titik mangsa kejadian tersebut.
Cerita lain mengisahkan tentang seorang ayah tiri yang membawa anaknya untuk mendaki Gunung Ciremai, namun sang anak malang itu akhirnya menjadi korban pembunuhan oleh ayah tirinya.
Sekali lagi, kisah ini hanya bersifat mitos dan sulit dibuktikan kebenarannya.
Meskipun demikian, ada kemungkinan bahwa nama Tanjakan Bapa Tere tidak memiliki keterkaitan langsung dengan peristiwa pembunuhan atau mitos tersebut.
Baca Juga: Misteri Arca Nyei di Pekauman: Simbol Kesuburan dan Tradisi Spiritual di Lereng Gunung Raung
Mungkin, julukan ini semata-mata mencerminkan kekejaman dan kesulitan tanjakan itu sendiri, sebagaimana sekejam ayah tiri yang jahat.
Seiring berjalannya waktu, masyarakat setempat dan para pendaki mungkin lebih menganggap nama Tanjakan Bapa Tere sebagai lambang tantangan ekstrem dalam pendakian.
Tanjakan ini menjadi bukti betapa kejamnya alam Gunung Ciremai, di mana setiap langkah pendaki diuji oleh kemiringan curam dan kesulitan medan.
Tanpa peduli apakah legenda mengenai asal usul nama ini benar atau tidak, Tanjakan Bapa Tere tetap menjadi daya tarik dan tantangan bagi para petualang yang ingin merasakan sensasi kekejaman sekaligus keindahan alam Gunung Ciremai.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 5Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 6Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 7Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?








