Menjelajahi Potensi Tersembunyi: Mengungkap 6 Desa Terluas di Jawa Barat

JATENG.AKURAT.CO, Jawa Barat, provinsi yang kaya akan keindahan alam dan keberagaman budaya, menyimpan pesona tersendiri di setiap sudutnya.
Di balik gemerlap kota-kota besar, terhampar desa-desa luas yang menyimpan potensi ekonomi dan wisata yang belum sepenuhnya tergali.
Berikut adalah enam desa terluas di Jawa Barat, yang memiliki kekayaan alam, budaya, dan potensi yang dimilikinya.
Baca Juga: KABAR BURUK! 76 Persen Orang Indonesia Cemas Pekerjaannya Diganti AI, Ini Beda Jauh Sama Jepang!
1. Desa Sukaresmi, Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat
Sebagai desa terluas di Jawa Barat, Sukaresmi menawarkan pemandangan alam yang indah dengan perbukitan dan perkebunan teh yang luas.
Potensi agrowisata dan pertanian menjadi andalan desa ini. Selain itu, Sukaresmi juga memiliki potensi kerajinan tangan dan seni budaya yang menarik.
2. Desa Cikadu, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Cianjur
Terletak di wilayah pegunungan, Cikadu memiliki lahan pertanian yang subur dan pemandangan alam yang memukau.
Desa ini dikenal sebagai penghasil sayuran dan buah-buahan berkualitas tinggi.
Potensi wisata alam, seperti air terjun dan perbukitan, juga menjadi daya tarik tersendiri bagi Cikadu.
Baca Juga: KABAR GEMBIRA! Ini 5 Spot Snorkeling di Karimunjawa yang Paling Indah, Ada Torpedo Kuno Sampai Rumah Nemo!
3. Desa Sukamulya, Kecamatan Talegong, Kabupaten Garut
Dikelilingi oleh perbukitan dan hutan yang hijau, Sukamulya menawarkan udara yang sejuk dan pemandangan alam yang menenangkan.
Desa ini memiliki potensi pertanian yang besar, terutama tanaman palawija dan perkebunan.
Selain itu, Sukamulya juga memiliki potensi wisata budaya dan sejarah yang menarik.
4. Desa Cikangkareng, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Sukabumi
Terletak di wilayah selatan Jawa Barat, Cikangkareng memiliki potensi pertanian, perkebunan, dan perikanan yang besar.
Desa ini juga memiliki potensi wisata alam yang menarik, seperti pantai dan perbukitan. Selain itu, Cikangkareng juga dikenal dengan kerajinan tangan dan seni budaya tradisionalnya.
Baca Juga: Jangan Kaget! Ternyata Soto Kudus Pakai Daging Kerbau, Ini Alasan di Balik Sejarah Toleransi yang Bikin Haru!
5. Desa Cibeureum, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur
Dikenal dengan potensi pertaniannya yang subur, Cibeureum memiliki lahan pertanian yang luas dan menghasilkan berbagai jenis tanaman pangan.
Desa ini juga memiliki potensi wisata alam yang menarik, seperti air terjun dan perbukitan.
Selain itu, Cibeureum juga dikenal dengan kerajinan tangan dan seni budaya tradisionalnya.
6. Desa Neglasari, Kecamatan Banjar, Kota Banjar
Desa terakhir terletak di wilayah perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah.
Neglasari memiliki potensi pertanian, perikanan, dan pariwisata yang besar. Desa ini juga memiliki potensi industri kecil dan menengah yang menjanjikan.
Selain itu, Neglasari juga dikenal dengan kerajinan tangan dan seni budaya tradisionalnya.
Nah itu tadi 6 desa terluas di wilayah Jawa Barat, kamu sudah pernah kesana?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Profil Instagram Ko Hyung-jin Wasit Indonesia vs Malaysia, Sejarah Kelam 2019 Kembali Terbayang usai Tom Haye Dikartu Merah!
- 2LIVE SCORE Indonesia vs Malaysia, Skor 0-0 Menit ke-70 Thom Haye Kartu Merah, Cek Skor Akhir FULL TIME Menang Siapa?
- 3Kalender Jawa Oktober 2026: Weton, Neptu, dan Rekomendasi Hari Baik untuk Hajatan
- 4Laga PERSIKU VS PSIS BATAL DIGELAR! Ini Alasan Manajemen Tuan Rumah Terkait Pembatalan Pertandingan
- 5Laga Persiku vs PSIS Mendadak BATAL Digelar, Netizen: Harusnya Tuan Rumah Kalah WO!
- 6F1 Ubah Jadwal GP Azerbaijan ke Sabtu, Ternyata Ini Penyebabnya
- 7Panduan Lengkap Kalender Jawa November 2026, dari Minggu Pahing hingga Senin Legi
- 8MotoGP 2026 Masuki Fase Akhir: Ini Jadwal Lengkap Sisa Balapan
- 9PLN Umumkan Pemeliharaan Jaringan di Semarang Timur, Listrik Padam 6 Jam
- 10TNT Awards Jateng 2026 Dorong Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah



