Misteri di Bundaran Teknik UGM: Kisah Urban Legend di Tengah Keramaian Yogyakarta

AKURAT.CO Misteri, Universitas Gadjah Mada (UGM), sebagai salah satu kampus tertua di Indonesia, tak hanya dikenal dengan keunggulan akademisnya, tetapi juga oleh berbagai misteri dan urban legend yang menghiasi kesehariannya.
Salah satu cerita mistis yang melegenda adalah kisah di seputar bundaran Teknik UGM, sebuah tempat yang menjadi saksi bisu urban legend yang menghantui sepanjang masa.
Baca Juga: Misteri Sungai Kaloran: Keindahan Alami yang Dihiasi Banyak Kisah Mistis
Bundaran Teknik UGM: Urban Legend di Pusat Kegiatan Akademis
Terletak di jalan utama daerah Sendowo, Sinduadi, bundaran Teknik UGM menjadi tempat yang sarat akan sejarah dan misteri.
Melibatkan berbagai fasilitas seperti MM UGM, Fakultas Biologi, dan Fakultas Teknik, bundaran ini menjadi saksi bisu bagi urban legend yang diwariskan dari satu generasi mahasiswa UGM ke generasi berikutnya.
Ritual Mistis di Bundaran Teknik UGM
Urban legend yang paling dikenal di bundaran Teknik UGM melibatkan ritual mistis pada malam hari.
Konon, jika seseorang menyanyikan lagu "Gugur Bunga" sambil memutari bundaran, maka sosok penunggu akan muncul.
Mitos ini juga dikaitkan dengan adanya bau harum yang sering dirasakan oleh masyarakat yang melintas di sekitar bundaran.
Baca Juga: Misteri Tugu Sepuser: Titik Nol Kilometer Pulau Jawa dan Tempat Semedi yang Penuh dengan Mistis
Pengalaman Mahasiswa dan Alumni
Banyak mahasiswa dan alumni UGM yang akrab dengan cerita ini, meskipun sebagian besar belum secara langsung membuktikan kebenarannya.
Bagi sebagian orang, melintas di sekitar bundaran pada malam hari terasa seperti masuk ke dimensi lain, terutama dengan kegelapan, kelembapan, dan pepohonan yang mendominasi area tersebut.
Pandangan Akademis terhadap Urban Legend
Kepala Pusat Keamanan, Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan (PKKKL) UGM, Arif Nurcahyo, atau yang akrab disapa Yoyok, memberikan pandangan akademis terhadap urban legend ini.
Meski tidak bisa membuktikan keberadaan makhluk gaib, Yoyok melihat cerita tersebut sebagai bagian dari warisan budaya dan tradisi di lingkungan kampus.
Baca Juga: Misteri Watu Menyan: Keindahan Alam dan Keajaiban Mistis di Pacitan, Jawa Timur
Bundaran Teknik UGM: Mitos dan Kecelakaan
Bundaran ini juga diketahui sering menjadi lokasi kecelakaan.
Yoyok menjelaskan bahwa kondisi jalan yang gelap dan licin saat hujan dapat menjadi penyebab kecelakaan.
Masyarakat mungkin sulit memisahkan antara rasa takut dan logika, yang dapat berkontribusi pada terjadinya kecelakaan.
Mitos yang Bertahan sejak Lama
Urban legend di bundaran Teknik UGM bukanlah cerita baru.
Menurut Yoyok, mitos ini sudah ada sejak dia berkuliah pada tahun 1988, dan asal-usulnya sulit ditentukan.
Meski demikian, Yoyok melihat bahwa cerita mistis ini dapat memberikan dampak positif dengan membuat orang lebih berhati-hati di sekitar area tersebut.
Baca Juga: Misteri Badarawuhi di Desa Penari: Asal Usul Makhluk Mistis yang Menggemparkan Masyarakat
Kesimpulan: Urban Legend di Balik Kemegahan Akademis
Bundaran Teknik UGM, dengan misteri dan urban legendnya, menjadi simbol keunikan dan kemegahan kampus ini.
Meskipun tak dapat dibuktikan secara ilmiah, cerita-cerita mistis ini menambah warna dan kompleksitas pada pengalaman mahasiswa UGM, menciptakan ikatan yang kuat antara tradisi, kepercayaan, dan kehidupan akademis yang penuh prestasi.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 6Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 7Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?








