Jateng

Misteri Tanjakan Bapa Tere Gunung Ciremai: Kejamnya Sebuah Julukan Tanjakan Legendaris

Theo Adi Pratama | 12 Januari 2024, 08:00 WIB
Misteri Tanjakan Bapa Tere Gunung Ciremai: Kejamnya Sebuah Julukan Tanjakan Legendaris

AKURAT.CO Misteri, Tanjakan Bapa Tere di Gunung Ciremai, Jalur Pendakian Linggarjati, bukan sekadar tanjakan biasa.

Namun, ia menjadi simbol kejam dan menakutkan bagi para pendaki yang berani menaklukkannya.

Nama "Bapa Tere" disematkan sebagai julukan untuk merujuk pada kekejaman dan kesulitan yang dihadirkan oleh tanjakan ini, seolah menjadi metafora dari ayah tiri yang jahat.

Keberadaan Tanjakan Bapa Tere tidak hanya dikenal sebagai tantangan fisik, tetapi juga sebagai penguras tenaga yang membutuhkan keberanian ekstra dari para pendaki.

Baca Juga: Keelokan Danau Taman Hidup di Gunung Argopuro: Pesona dan Misteri yang Selalu Memikat Pendaki

Bahkan, hanya melihat penampakannya saja sudah cukup membuat ciut nyali.

Kemiringannya yang sangat curam membuat pendaki sesekali harus menggunakan tali untuk melewati tanjakan ini dalam perjalanan menuju puncak.

Legenda terkait asal usul nama Tanjakan Bapa Tere membawa nuansa misteri dan keangkeran.

Salah satu versi cerita menyebutkan bahwa nama ini berasal dari kisah seorang ayah tiri yang jahat, yang membunuh anaknya di lokasi ini.

Baca Juga: Misteri Gunung Argopuro: Legenda Dewi Rengganis dan Pesona Dayang-Dayangnya

Namun, kebenaran kisah ini sulit dipastikan karena tidak diketahui titik mangsa kejadian tersebut.

Cerita lain mengisahkan tentang seorang ayah tiri yang membawa anaknya untuk mendaki Gunung Ciremai, namun sang anak malang itu akhirnya menjadi korban pembunuhan oleh ayah tirinya.

Sekali lagi, kisah ini hanya bersifat mitos dan sulit dibuktikan kebenarannya.

Meskipun demikian, ada kemungkinan bahwa nama Tanjakan Bapa Tere tidak memiliki keterkaitan langsung dengan peristiwa pembunuhan atau mitos tersebut.

Baca Juga: Misteri Arca Nyei di Pekauman: Simbol Kesuburan dan Tradisi Spiritual di Lereng Gunung Raung

Mungkin, julukan ini semata-mata mencerminkan kekejaman dan kesulitan tanjakan itu sendiri, sebagaimana sekejam ayah tiri yang jahat.

Seiring berjalannya waktu, masyarakat setempat dan para pendaki mungkin lebih menganggap nama Tanjakan Bapa Tere sebagai lambang tantangan ekstrem dalam pendakian.

Tanjakan ini menjadi bukti betapa kejamnya alam Gunung Ciremai, di mana setiap langkah pendaki diuji oleh kemiringan curam dan kesulitan medan.

Tanpa peduli apakah legenda mengenai asal usul nama ini benar atau tidak, Tanjakan Bapa Tere tetap menjadi daya tarik dan tantangan bagi para petualang yang ingin merasakan sensasi kekejaman sekaligus keindahan alam Gunung Ciremai.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.