Ternyata 4 Jenis Bercandaan Ini Terbilang Toxic tetapi Sudah Dianggap Biasa Oleh Kebanyakan Orang

AKURAT.CO, Bercanda sudah menjadi sebuah kebiasaan untuk menghilangkan ketegangan yang terjadi saat sedang mengobrol.
Memang ada kalanya bercanda bisa membuat diri kita dan orang lain menjadi lebih rileks karena bisa membuang emosi dengan cara tertawa dan juga akhirnya membuat hati lebih tenang.
Namun ada kalanya becandaan yang dilontarkan ternyata berujung menyakitkan karena mungkin saja menyinggung sesuatu yang seharusnya tidak perlu disinggung.
Berikut ini beberapa jenis becandaan yang toxic tetapi ternyata dianggap biasa:
Baca Juga: Bingung Memulai Orbolan dengan Orang Baru, Cobalah 4 Topik Obrolan Ini!
Bercandaan tentang SARA
Jenis becandaan ini biasanya membawa beberapa unsur SARA dalam model candaan mereka.
Dan kebanyakan dianggap sebagai hal biasa dan bahkan sudah lama ada sejak jaman kita kecil hingga sekarang masih bertahan.
Jad alangkah baiknya mulailah kamu untuk bisa melihat apakah becandaan yang kamu lontarkan ada unsur SARA atau tidak, karena tidak semua orang bisa menerimanya dengan baik.
Baca Juga: Reza Artamevia dan Sammy Simorangkir Siap Hibur Masyarakat Semarang Melalui Sudden Festival
Bercandaan tentang Fisik
Jenis becandaan ini membawa fisik-fisik dari orang lain kedalam becandaan kita untuk sekedar jadi bahan guyonan belaka.
Memang becandaan ini juga termasuk hal yang lumrah dan biasa dikalangan anak muda, tetapi ternyata tidak sedikit juga yang tidak terima kondisi fisiknya dijadikan bahan becandaan.
Baca Juga: PT Aman Indah Makmur Membuka Lowongan Pekerjaan SPV Quality Control
Bercandaan tentang Keluarga
Jenis bercandaan satu ini selalu membawa permasalahan keluarga didalam bercandaan mereka entah masalah pribadi keluarga atau masalah lainnya.
Padahal alangkah baiknya tidak semua masalah keluarga dibawa dalam becandaan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Karena masalah keluarga adalah masuk ranah masalah pribadi yang seharusnya tidak boleh orang lain tahu.
Baca Juga: Poliplas Group membuka Lowongan Pekerjaan, Berikut Kualifikasinya!
Bercandaan tentang Gender
Jenis bercandaan satu ini selalu membawa urusan gender dalam sebuah guyonan.
contoh yang nyata yang biasanya sering dipakai adalah seperti "Jadi laki-laki lemah amat", atau "Masa laki-laki nangis?"
Becandaan seperti ini sudah sangat terlewat batas bahkan bisa melukai orang lain sampai kedalamnya.
Itu dia empat jenis becandaan yang memang terbilang toxic tetapi sudah menjadi kebiasaan.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Jalan Diperbaiki, Warga Malah Menderita: Seragam Anak Kotor, Motor Rusak di Jalur Semarang–Kendal
- 2Atlet Selam Jepara Meninggal di Porprov Jateng, Lomba di Awann Costa Ditunda
- 3Profil Instagram Wasit Persija vs Persik di Super League 2026/2027, Steven Yubel Poli Pimpin Duel, Aidil Azmi Jadi Wasit VARdi JIS
- 4LIVE SCORE PSMS vs PSIS! Ayam Kinantan Unggul 2-0 di Babak Pertama, Tuan Rumah Kena Kartu Merah, Cek Skor Akhir FULL TIME
- 5UPDATE! Kronologi Atlet Selam Jepara Syabilla Rizkia Meninggal Saat Porprov Jateng 2026
- 6Viral Pelari JRF 2026 Terobos Barikade, Apa Itu COT dan COP? Ini Aturan yang Wajib Dipahami
- 7Jadwal BWF Hylo Open 2026 Lengkap hingga Final, Cek Wakil Indonesia dan Link Live Streaming
- 8GMPI Kota Semarang Gelar Rakercab dan Forum Diskusi Kepemudaan, Ajak Gen Z Menjaga Nilai Demokrasi di Era Digital
- 9Prediksi Skor Garudayaksa vs Persib, Cuma Punya 1 Hari Persiapan, Mampukah Persib Taklukkan Garudayaksa?
- 10Perangkat Pertandingan Garudayaksa vs Persib: Wasit Irfan Wahyu Wijanarko Pimpin Laga Panas Malam Ini




