Miris, Empat Pemuda Ditangkap Polres Sragen Gegara Bikin Keributan

JATENG.AKURAT.CO, Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Sragen mengambil langkah mediasi dalam menangani perkara empat pemuda yang sebelumnya diamankan karena membuat keributan dalam keadaan mabuk di Jalan Raya Sukowati.
Insiden yang terjadi pada Sabtu malam (10/5/2025) tersebut melibatkan Dimas Noval Aji Pamungkas (20), Evan Novianto (16), Nurul Joni Prasetyo (21), dan Syahrul Defri Ramansyah (20) warga Sragen.
Keputusan untuk melakukan mediasi ini diambil setelah pihak kepolisian melakukan serangkaian pemeriksaan dan mempertimbangkan berbagai aspek.
Kapolres Sragen, AKBP Petrus Parningotan Silalahi, menyatakan bahwa langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya pembinaan terhadap para pemuda tersebut.
"Kami mengedepankan restorative justice dalam penanganan kasus ini, dengan harapan para pemuda ini dapat menyadari kesalahannya dan tidak mengulanginya lagi," ujar Kapolres melalui Kasat Reskrim AKP Isnovim, Senin (12/5/2025).
Sebelumnya, keempat pemuda tersebut diamankan oleh Tim Operasi Aman Candi 2025 Polres Sragen saat sedang melakukan pengamanan acara hiburan di Alun-alun Sragen.
Mereka kedapatan membuat keributan setelah ditegur petugas yang melihat mereka berboncengan tiga tanpa helm.
Setelah diperiksa, tercium bau alkohol dari mereka, yang mengindikasikan bahwa mereka berada di bawah pengaruh minuman keras.
Dalam proses mediasi yang dilakukan di Mapolres Sragen, hadir para pemuda yang bersangkutan, orang tua atau wali mereka, serta perwakilan dari pihak kepolisian.
Dalam kesempatan tersebut, para pemuda mengakui kesalahan mereka dan menyampaikan permintaan maaf atas tindakan yang telah mengganggu ketertiban umum.
Sebagai tindak lanjut dari mediasi ini, keempat pemuda tersebut diberikan pembinaan dan membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatan serupa di kemudian hari.
Langkah ini diharapkan dapat memberikan efek jera tanpa harus melalui proses hukum yang lebih panjang.
Meskipun demikian, Polres Sragen tetap mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para pemuda, untuk tidak mengkonsumsi minuman keras di tempat umum yang dapat mengganggu ketertiban dan keamanan.
Polres Sragen juga akan terus menggencarkan operasi premanisme sebagai bentuk jaminan keamanan dan kenyamanan terlebih khusus bagi iklim investas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 7Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?







