Pria yang Ditemukan Meninggal Dunia di Dalam Mobil Toyota Calya Ternyata Korban Pembunuhan

JATENG.AKURAT.CO, Polisi berhasil mengungkap kasus tewasnya seorang pria di dalam mobil Toyota Calya di Ring Road Selatan, Bantul, Yogyakarta.
Pelaku bernama Yoga Andry (30) warga Probolinggo,Jawa Timur berhasil ditangkap polisi di sebuah hotel di Jalan Raya Janti, Banguntapan, Bantul, pada Sabtu (22/3) dini hari.
Dilansir dari akun @jogjainfo, korban bernama Juremi (64) warga Ngoto, Bangunharjo, Sewon, Bantul ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan.
Dari hasil pemeriksaan medis, korban mengalami luka robek di pipi kanan, tujuh lubang di kepala bagian belakang hingga mengakibatkan tengkorak retak, serta luka di belakang telinga kanan.
"Pelaku yang menganiaya korban di mobil hingga meninggal dunia sudah ditangkap," kata Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry, Sabtu (22/3).
Polisi menyita sejumlah barang bukti dari tersangka, termasuk satu palu yang diduga menjadi senjata pembunuhan, serta smartphone dan dompet milik korban.
"Pelaku disangkakan pasal 351 ayat 3 KUHP tentang penganiayaan, tapi bisa juga kena pasal pembunuhan karena sudah membawa palu sebelumnya," ucapnya.
Ia mengungkapkan, penemuan jasad korban berawal saat Bambang Sukimin (43) melihat mobil korban mengalami pecah ban depan kiri, pada pukul 16.00 WIB.
Satu jam berselang, Niko Prasetyo yang hendak memasang traffic cone karena jalan macet menemukan korban telah tewas dengan bekas darah di kaca mobil.
"Saat masang traffic cone saksi sekilas melihat di dalam mobil ada orang meninggal dunia dan ada bekas darah di kaca," ujar Jeffy menirukan keterangan saksi.
Saat ini, pelaku ditahan di Polres Bantul, sementara polisi masih mendalami motif pembunuhan dan kemungkinan adanya unsur perencanaan dalam kasus tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 6Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 7Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?







