Jateng

IMAX Pertama Rizal Mantovani, Ini Deretan Fakta Menarik Kuasa Gelap: Perjanjian Darah

Theo Adi Pratama | 17 September 2026, 12:38 WIB
IMAX Pertama Rizal Mantovani, Ini Deretan Fakta Menarik Kuasa Gelap: Perjanjian Darah
Kuasa Gelap: Perjanjian Darah

JATENG.AKURAT.CO, Film horor Kuasa Gelap: Perjanjian Darah tengah menjadi perbincangan hangat menjelang penayangannya di bioskop Indonesia pada 8 Oktober 2026.

Sekuel dari film Kuasa Gelap (2024) yang sukses meraup lebih dari 1,4 juta penonton dan terjual ke 53 negara itu kembali menghadirkan Jerome Kurnia sebagai Romo Thomas dan Lukman Sardi sebagai Romo Rendra.

Kali ini, keduanya harus berhadapan dengan entitas kuno bernama Rephaim yang bersekutu dengan Fallen Angels, menawarkan banyak hal dengan satu imbalan: nyawa.

Namun, di balik skala produksinya yang lebih besar, tersimpan sejumlah fakta unik yang membuat film ini berbeda dari pendahulunya.

Mulai dari keputusan sutradara Rizal Mantovani yang akhirnya membawa karyanya ke layar IMAX, hingga pengalaman mistis yang dialami para pemain selama proses syuting. Berikut fakta-fakta menarik yang jarang diketahui publik.

Bukan Sekuel Bernomor, Tapi Film Baru dengan Kasus Berbeda

Salah satu hal yang sering disalahpahami adalah status Perjanjian Darah sebagai "Kuasa Gelap 2".

Lukman Sardi menegaskan bahwa film ini bukanlah kelanjutan langsung dari cerita pertama, melainkan sebuah film baru yang tetap mempertahankan dua karakter Romo dari film sebelumnya.

"Jadi, ini adalah film Kuasa Gelap, nyebutnya Kuasa Gelap: Perjanjian Darah, jadi ini bukan Kuasa Gelap 2," ujar Lukman Sardi dalam wawancara eksklusif yang dikutip dari Tribunnews.

Keputusan ini diambil untuk membedakan cerita yang diangkat, meskipun tetap berada dalam dunia yang sama dengan karakter yang sudah dikenal penonton.

Inspirasi dari Kasus Nyata Pesugihan dan Eksorsisme

Perjanjian Darah mengangkat tema yang belum pernah hadir di layar lebar Indonesia: pertemuan antara praktik pesugihan dan eksorsisme Katolik.

Produser Robert Ronny menyebut bahwa pesugihan bukanlah sekadar fiksi atau takhayul semata, melainkan kenyataan yang masih terjadi di banyak daerah di Indonesia.

Film ini terinspirasi dari kasus nyata eksorsisme yang pernah terjadi di Indonesia, dan ingin menyoroti dampak destruktif dari perjanjian darah terhadap keluarga.

Konsep tersebut kemudian dipertemukan dengan perjalanan dua Romo yang berusaha menghadapi kekuatan jahat melalui iman dan ritual eksorsisme.

IMAX Pertama dalam Karier Rizal Mantovani

Sepanjang kariernya yang panjang sebagai sutradara, Kuasa Gelap: Perjanjian Darah menjadi film pertama Rizal Mantovani yang tayang dalam format IMAX.

"Saya juga bangga, setelah berkarier selama puluhan tahun, akhirnya untuk pertama kalinya film saya tayang dalam format IMAX," ujar Rizal.

Prosesnya pun tidak sederhana. Film ini dikirim ke Amerika Serikat untuk menjalani optimalisasi gambar dan suara oleh tim IMAX sebelum dikembalikan ke Indonesia.

Keputusan ini diambil karena IMAX memiliki standar internasional yang tidak semua film layak memenuhinya.

Adegan Besar dengan 200 Figuran di Latar Gereja

Skala produksi Perjanjian Darah jauh lebih besar dibandingkan film pertamanya.

Proses syuting selesai pada April 2026 dan melibatkan berbagai lokasi, termasuk kawasan pesisir.

Salah satu adegan besar dalam film ini bahkan melibatkan lebih dari 200 figuran dalam sebuah latar gereja.

Pemilihan lokasi dan penggunaan banyak figuran menunjukkan bahwa film ini ingin memberikan suasana yang lebih megah dan imersif.

Dengan dukungan sinematografer Yadi Sugandi, aspek visual menjadi salah satu bagian yang diharapkan mampu membuat suasana horornya terasa lebih kuat.

Pengalaman Mistis dan Komitmen Para Pemain

Di balik layar, sejumlah pemain mengaku mengalami pengalaman tak biasa selama proses syuting.

Sisca Saras, yang memerankan Suster Aloysia muda, menceritakan bahwa ada pemain yang diganggu oleh sosok tak kasat mata selama produksi.

Sementara itu, Lukman Sardi mengungkap pengalaman takjubnya saat menyaksikan praktik eksorsisme secara langsung saat terlibat di film Kuasa Gelap.

Yang menarik, Sisca Saras mengaku mendapatkan tawaran bermain di film ini secara tak terduga, dan cerita itu menjadi salah satu momen paling berkesan dalam kariernya.

Jerome Kurnia juga dipercaya menjadi produser eksekutif dalam film ini, menjadikan pengalamannya semakin lengkap.


Kuasa Gelap: Perjanjian Darah bukan sekadar sekuel biasa. Dengan IMAX pertama Rizal Mantovani, inspirasi dari kasus nyata, dan skala produksi yang jauh lebih besar, film ini menjanjikan pengalaman horor yang berbeda.

Para pemain juga membawa pengalaman personal yang kuat, baik di depan maupun di belakang kamera.

Bagi Anda yang ingin merasakan teror eksorsisme dalam format yang lebih imersif, film ini tayang di bioskop Indonesia mulai 8 Oktober 2026. Jangan lewatkan!

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.