Siap-Siap! Event Jong Bataks Arts Festival #12 Angkat Tema Pangan Nusantara, Ajak Refleksi Budaya di Medan!

JATENG.AKURAT.CO, Kabar gembira untuk para pecinta seni dan budaya! Jong Bataks Arts Festival (JBAF) akan kembali hadir untuk yang ke-12 kalinya.
Festival yang diselenggarakan oleh Rumah Karya Indonesia (RKI) ini akan berlangsung pada 18 hingga 28 Oktober 2025 di Taman Budaya Medan, siap menjadi ruang perjumpaan lintas komunitas, budaya, dan ilmu.
Baca Juga: Siap-Siap! aespa Bakal Guncang Jakarta 2026, Cek Harga Tiket dan Tanggal Perang Tiketnya di Sini!
Pangan: Lebih dari Sekadar Makanan
Mengusung tema "Pangan Nusantara" dengan subjudul "Ronggurnesia – Suara dari Akar Budaya yang Menggema ke Masa Depan," JBAF tahun ini ingin mengajak kita melihat pangan dari sudut pandang yang berbeda.
Pangan bukan cuma komoditas, tapi juga identitas yang melekat pada masyarakat.
Dari ladang hingga ke meja makan, pangan membentuk narasi tentang kebersamaan, keberlanjutan, dan kearifan lokal.
JBAF ingin menunjukkan bagaimana tradisi pertanian, ritual panen, dan hidangan khas daerah adalah cerminan dari hubungan erat antara manusia, budaya, dan alam.
Rangkaian Acara Penuh Inspirasi
Festival ini akan dimeriahkan dengan berbagai agenda menarik, seperti:
- Pertunjukan Seni: Menampilkan karya-karya seni yang terinspirasi dari tema pangan.
- Pameran: Menyajikan visualisasi kekayaan pangan Nusantara.
- Pemutaran Film: Menayangkan film-film yang relevan dengan isu pangan dan budaya.
- Workshop: Mengajak peserta untuk belajar dan berkreasi.
- Ruang Interaktif: Memberi kesempatan untuk berdiskusi dan berbagi ide.
JBAF 2025 diharapkan bisa menjadi momentum untuk menghargai kekayaan pangan lokal dan mencari solusi kreatif untuk tantangan pangan di masa depan.
Edisi ke-12 ini membuktikan konsistensi festival dalam mengangkat wacana budaya yang berakar pada tradisi Batak, namun tetap relevan dengan isu-isu global.
Jadi, jangan lewatkan kesempatan untuk hadir dan menyaksikan perayaan seni dan budaya ini!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?








