Event Vibes! Pecinta Kuliner Bersiap Merapat ke Acara Kya-Kya Mooncake Festival 2024! Rayakan Bulan Purnama dan Budaya Tionghoa di Surabaya

JATENG.AKURAT.CO, Surabaya kembali bergemuruh dengan semangat perayaan!
Kota Pahlawan ini akan menjadi saksi bisu kemeriahan Kya Kya Mooncake Festival 2024 yang akan digelar selama tiga hari penuh, mulai dari Jumat, 13 September hingga Minggu, 15 September.
Bagi para pecinta kuliner dan budaya Tionghoa, ini adalah momen yang sayang untuk dilewatkan.
Festival Kue Bulan yang telah menjadi tradisi turun-temurun ini kembali hadir dengan nuansa yang lebih meriah.
Jalan Kembang Jepun, dengan atmosfer pecinan yang khas, akan disulap menjadi panggung utama perayaan.
Lampion-lampion cantik akan menghiasi sepanjang jalan, menciptakan suasana hangat dan romantis.
Lebih dari sekadar kue bulan, festival ini menawarkan pengalaman yang tak terlupakan.
Nikmati beragam jenis kue bulan dengan isian yang menggugah selera, mulai dari klasik hingga modern.
Selain itu, Anda juga bisa menyaksikan pertunjukan seni dan musik tradisional yang memukau.
Mitos dan Magis Bulan Purnama
Bulan purnama pada malam Festival Kue Bulan dipercaya membawa keberuntungan dan cinta.
Tak heran jika banyak orang yang datang ke festival ini dengan harapan menemukan jodoh.
Kya-Kya Mooncake Festival menjadi ajang yang pas untuk bertemu orang-orang baru dan menjalin persahabatan.
Kenapa Harus Datang?
Kuliner Lezat: Beragam kue bulan dengan rasa unik siap memanjakan lidah Anda.
Suasana Tradisional: Nikmati atmosfer pecinan yang kental dengan lampion dan musik tradisional.
Momen Kebersamaan: Ajak keluarga dan teman untuk berbagi kebahagiaan bersama.
Mitos Keberuntungan: Siapa tahu Anda akan menemukan jodoh di bawah cahaya bulan purnama.
Detail Acara:
Tanggal: 13-15 September 2024
Waktu: 18.00 - 21.00 WIB
Lokasi: Jalan Kembang Jepun, Surabaya
Jangan lewatkan kesempatan untuk merayakan keindahan budaya Tionghoa bersama kami!***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?








