Jogja Event Vibes! Saksikan Kemeriahan Acara Lanterne Festival de Paris, Pesona Pantai Parangtritis dalam Balutan Cahaya Lampion

JATENG.AKURAT.CO, Ingin merasakan pengalaman romantis yang tak terlupakan sambil menikmati keindahan pantai? Lanterne Festival de Paris adalah jawabannya!
Acara budaya dan wisata kreatif ini kembali hadir pada tahun 2024, menyuguhkan perpaduan unik antara seni, musik, dan keindahan alam Pantai Parangtritis.
Pesona Lampion di Pantai Selatan
Diselenggarakan di kawasan wisata Pantai Parangtritis, festival ini menyajikan pemandangan yang sangat memukau.
Ribuan lampion akan menerangi langit malam, menciptakan suasana romantis dan magis.
Dengan latar belakang deburan ombak dan semilir angin pantai, pengalaman menonton lampion akan terasa semakin istimewa.
Lineup Artis dan Pertunjukan Menarik
Selain keindahan lampion, Lanterne Festival de Paris juga menghadirkan beragam pertunjukan menarik dari seniman-seniman ternama.
Beberapa nama besar yang akan tampil antara lain:
Soegi Bornean: Dengan musik folk dan pop khas Indonesia, Soegi Bornean akan membawa suasana yang hangat dan intim.
ML: Siap membakar semangat penonton dengan musik kontemporer yang enerjik.
Project Medan Gala: Tim kreatif yang akan menyajikan pertunjukan visual yang memukau.
Firedance: Atraksi tari api yang spektakuler akan menjadi salah satu highlight acara ini.
Promosi Wisata Pantai Parangtritis
Lanterne Festival de Paris tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sebagai upaya untuk mempromosikan keindahan Pantai Parangtritis.
Dengan menggabungkan seni dan budaya, festival ini diharapkan dapat menarik lebih banyak wisatawan untuk berkunjung ke kawasan ini.
Jangan Lewatkan Kesempatan untuk Berpartisipasi!
Pemesanan tiket presale 3 sudah dibuka dengan harga Rp 125.000,- untuk single, Rp 325.000,- untuk couple dan Rp 600.000,- untuk family melalui website Traveloka atau langsung klik disini
Segera amankan tiketmu untuk menikmati pengalaman yang tak terlupakan bersama keluarga dan teman-teman.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 5Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 6Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 9Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?
- 10Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal










