Event Solo: Pemkot Solo Rilis 17 Event Kelurahan 2024, Jayengan Jadi Pembuka dan Penutup

AKURAT.CO Event, Pemerintah Kota Solo telah merilis jadwal 17 event kelurahan yang akan diselenggarakan sepanjang tahun 2024.
Event Kelurahan Jayengan dipilih sebagai pembuka dan penutup rangkaian kegiatan budaya yang memeriahkan kota ini.
Berdasarkan Calendar of Cultural Event Solo 2024, berikut daftar lengkapnya:
Baca Juga: Sumbawa: Temukan Kelezatan dan Keunikan dalam Oleh-Oleh Khasnya
Bubur Samin bulan Ramadan di Masjid Darussalam Jl Gatot Subroto No.161 Kelurahan Jayengan, Kecamatan Serengan, Solo, 10 Maret sampai 10 April 2024
Sebuah kegiatan yang memasuki bulan Ramadan dengan menyajikan tradisi bubur Samin di Masjid Darussalam.
Kirab Bhinneka Gandekan di Kelurahan Gandekan, Kecamatan Jebres, Solo, 1 Juni 2024 pukul 14.00 WIB
Menampilkan kirab multikultural yang menggambarkan keberagaman masyarakat Solo.
Festival Hadrah di Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Banjarsari, Solo, 15 Juni 2024
Festival musik Hadrah yang menampilkan seni musik Islami yang khas.
Grebeg Apem Sewu di Kelurahan Sewu, Kecamatan Jebres, Solo, 13 Juli 2024
Merayakan keberagaman kuliner dengan menggelar Grebeg Apem Sewu, menyajikan beragam jenis kue tradisional.
Baca Juga: Eksplorasi Kuliner Mojokerto: Lezatnya Keunikan Makanan Khas Mojokerto (Bagian 1)
Kenduri Seni di Balai Kota Solo yang diselenggarakan Kelurahan Pucangsawit, 20 Juli 2024
Sebuah kenduri seni yang menghadirkan beragam pertunjukan seni dari masyarakat sekitar.
Grebeg Semanggi di Kelurahan Semanggi, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, 19 sampai 21 Juli 2024
Grebeg Semanggi menjadi wadah untuk merayakan keanekaragaman tanaman semanggi dan budaya sekitarnya.
Panggung Hiburan 1 Muharram 1447 H di Jl Yos Sudarso, 162 RT 002 RW 008, Kelurahan Jayengan, Kecamatan Serengan, Solo, 1 Muharram (Juli 2024)
Panggung hiburan sebagai perayaan awal tahun baru Islam.
Mangayubagyo Kirab Malam 1 Suro 2024 di Jl Yos Sudarso No.82, Kelurahan Kemlayan, Kecamatan Serengan, Solo, 8 Juli 2024
Kirab malam dalam rangka menyambut 1 Suro, peristiwa bersejarah dalam kalender Jawa.
Grebeg Rojomolo di Kelurahan Mojo, Kecamatan Jebres, Solo, 27 Juli 2024 pukul 07.00 WIB
Grebeg Rojomolo menampilkan tradisi unik dan meriah dalam memperingati berbagai momen penting.
Gelar Budaya Babad Kepatihan di Kelurahan Kepatihan Wetan, Kecamatan Jebres, Solo, 4 Agustus 2025 pukul 14.00 WIB
Gelar Budaya Babad Kepatihan memperkenalkan kearifan lokal dan tradisi kepatihan kepada masyarakat luas.
Sholawat di Kelurahan Semanggi, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, 23 Agustus 2025
Acara sholawat sebagai bentuk penghormatan dan kecintaan terhadap Nabi Muhammad SAW.
Festival UMKM dan Festival Payung 2024 di Kelurahan Penumping, Kecamatan Laweyan, Solo, 25 Agustus 2024
Merupakan wadah bagi pelaku UMKM untuk memamerkan produk-produk unggulannya.
Kirab Budaya Bothekan di Kelurahan Tegalharjo, Kecamatan Jebres, Solo, 27 Agustus 2024
Kirab yang menampilkan kekayaan budaya tradisional khas Solo, terutama budaya Bothekan.
Festival Keleman di Kelurahan Kepatihan Kulon, Kecamatan Jebres, Solo, akhir September 2024
Festival Keleman memeriahkan bulan September dengan menyajikan kebudayaan lokal yang khas.
Baca Juga: Perjalanan Gedung De Javasche Bank Surabaya: Jejak Sejarah Perbankan yang Hadir di Indonesia
Festival Laweyan di Kelurahan Laweyan, Kecamatan Laweyan, Solo, 25 September hingga 2 Oktober 2024
Festival Laweyan menjadi sorotan dengan memamerkan keindahan dan kekayaan budaya Laweyan.
Tebar Mino di Taman Sunan Jogo Kali, Kelurahan Pucangsawit, Kecamatan Jebres, Solo, 18 hingga 20 Oktober 2024
Tebar Mino sebagai bentuk kegiatan positif dan kreatif dalam menyambut pergantian musim.
Gelar Budaya Jarwana di Kelurahan Jayengan, Kecamatan Serengan, Solo, 11 hingga 13 November 2024
Event penutup yang menghadirkan beragam pertunjukan seni dan budaya sebagai bentuk perayaan kekayaan budaya lokal.
Dengan rangkaian event yang beragam dan kaya akan tradisi lokal, Kota Solo siap memanjakan warganya dan wisatawan yang datang untuk menikmati pesona budaya yang unik dan menarik sepanjang tahun 2024.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 7Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?








