Berita Seputar Market: Harga Bitcoin Terjun Bebas, Apa yang Sebenarnya Terjadi di Pasar Kripto?

JATENG.AKURAT.CO, Pasar kripto kembali diterpa badai. Bitcoin (BTC) dan aset kripto lainnya merosot tajam pada Senin (30/12/2024), membuat investor bertanya-tanya tentang penyebab di balik tekanan berat ini.
Apakah ini sinyal untuk bersiap menghadapi masa depan yang lebih suram, atau justru peluang untuk membeli di harga rendah? Mari kita bedah bersama.
Bitcoin Kembali Tertekan
Harga Bitcoin, sebagai barometer pasar kripto, kembali melemah sebesar 1,78% dalam 24 jam terakhir dan 1,74% dalam sepekan.
Saat ini, harga Bitcoin berada di level USD 93.447 (setara Rp 1,51 miliar), turun jauh dari level psikologis USD 100.000 yang sempat menjadi patokan penting bagi para trader.
Namun, bukan hanya Bitcoin yang menghadapi tekanan.
Aset kripto lainnya seperti Ethereum (ETH), Binance Coin (BNB), hingga Cardano (ADA), turut mencatatkan penurunan seragam.
Bahkan, XRP mengalami koreksi 4,72% dalam sehari terakhir, sementara Dogecoin (DOGE) turun 3,71%.
Penyebab Utama Penurunan
Menurut analisis dari berbagai sumber, tekanan di pasar kripto ini dipicu oleh beberapa faktor:
1. Kebijakan Federal Reserve (Fed): Pertemuan terbaru Fed memperkecil harapan pemotongan suku bunga yang sebelumnya direncanakan untuk 2025.
Prospek suku bunga yang tetap tinggi membuat pasar aset berisiko, termasuk kripto, terpukul keras.
2. Tekanan Sentimen Investor: Pernyataan Ketua Fed, Jerome Powell, tentang pendekatan yang lebih hati-hati dalam mengubah kebijakan suku bunga menambah kekhawatiran di kalangan investor.
Hal ini membuat investor menjauhi aset berisiko, termasuk kripto, dan kembali ke aset safe haven seperti emas.
3. Pengaruh Kapitalisasi Pasar: Kapitalisasi pasar kripto secara keseluruhan turun 2,04% menjadi USD 3,27 triliun.
Hal ini mencerminkan melemahnya kepercayaan pasar terhadap kripto dalam jangka pendek.
Kesempatan atau Ancaman?
Bagi investor, penurunan harga seperti ini sering dianggap sebagai peluang untuk membeli aset di harga rendah (buy the dip).
Namun, penting untuk tetap berhati-hati dan melakukan riset mendalam sebelum mengambil keputusan investasi.
Pasar kripto dikenal sangat volatil, dan pergerakan harga dapat berubah secara drastis dalam waktu singkat.
Penurunan harga Bitcoin dan aset kripto lainnya saat ini dipengaruhi oleh kombinasi faktor ekonomi global dan kebijakan moneter yang lebih ketat.
Meski begitu, masa depan kripto tetap memiliki prospek yang menjanjikan, terutama jika adopsi institusional dan regulasi mendukung pertumbuhannya.
Apakah ini saat yang tepat untuk mengambil langkah besar di pasar kripto? Hanya waktu yang akan menjawab, tetapi satu hal pasti: pasar kripto akan terus menjadi arena yang dinamis dan penuh kejutan. Jangan lupa, tetap bijak dalam berinvestasi!***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 6Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 7Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?










