Jateng

Energi dari Tanah Air untuk Tamu Allah: Kisah di Balik 7.520 KL Avtur di Bandara Adi Soemarmo

Arixc Ardana | 29 April 2025, 18:11 WIB
Energi dari Tanah Air untuk Tamu Allah: Kisah di Balik 7.520 KL Avtur di Bandara Adi Soemarmo

JATENG.AKURAT.CO, Di balik gemuruh mesin pesawat dan lautan doa yang mengalun dari para calon jemaah haji di Bandara Adi Soemarmo, Boyolali, terselip sebuah kisah tentang kerja sunyi yang tak kalah sakral.

Bukan dari tangan jamaah yang menggenggam paspor dan koper, melainkan dari mereka yang menjaga agar sayap-sayap pesawat tetap bisa terbang membawa ribuan manusia menuju Tanah Suci — salah satunya adalah tim Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT).

Setiap musim haji, bandara ini menjadi saksi perjalanan spiritual ribuan umat Islam dari berbagai penjuru Jawa Tengah.

Tahun 2025, embarkasi Solo dipercaya melayani 94 kelompok terbang (kloter) dengan total 33.806 jemaah, sedikit menurun dibanding tahun sebelumnya.

Namun di balik setiap keberangkatan yang penuh haru, ada energi besar yang disiapkan agar setiap pesawat bisa lepas landas dengan selamat dan tepat waktu: 7.520 kilo liter (KL) avtur.

Dua Fase, Ribuan Liter Energi untuk Perjalanan Iman

“Musim haji selalu menjadi momen tersibuk dan paling bermakna bagi kami,” tutur Taufiq Kurniawan, Area Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina Patra Niaga JBT.

“Bukan hanya soal operasional, tapi karena kami tahu bahan bakar yang kami salurkan ini akan mengantarkan para tamu Allah menuju rumah-Nya.”

Pertamina membagi distribusi avtur ke Bandara Adi Soemarmo dalam dua fase utama.

Fase pertama, keberangkatan jemaah dari Solo menuju Madinah dan Jeddah yang berlangsung 1–31 Mei 2025, dengan estimasi penyaluran 1.880 KL avtur.

Fase kedua, kepulangan jemaah dari Tanah Suci, dijadwalkan 11 Juni–10 Juli 2025, dengan kebutuhan lebih besar yakni 5.640 KL.

Selama periode padat keberangkatan, konsumsi harian avtur meningkat dua kali lipat — dari rata-rata 32 KL per hari menjadi 60 KL per hari.

Peningkatan ini memerlukan koordinasi intensif antara Pertamina, otoritas bandara, dan maskapai penerbangan agar suplai tetap stabil dan proses pengisian berjalan aman.

Stok Aman, Karena Setiap Liter Punya Arti

Di balik layar, Aviation Fuel Terminal (AFT) Adi Soemarmo menjadi pusat denyut energi.

Tangki-tangki besar di terminal itu menyimpan stok avtur yang cukup hingga 32 kali lipat dari kebutuhan normal harian.

Bagi para petugas yang bekerja di balik pagar tinggi AFT, musim haji bukan sekadar rutinitas logistik — tapi sebuah pengabdian.

Mereka bekerja dalam ritme yang teratur tapi penuh tanggung jawab. Setiap nozzle, setiap valve, dan setiap tetes bahan bakar yang mengalir harus melalui proses pemeriksaan ketat.

Antara Energi dan Ibadah

Bagi Pertamina, mendukung kelancaran musim haji bukan hanya urusan bisnis, tapi juga bentuk tanggung jawab spiritual dan sosial.

“Melayani tamu Allah memberi nilai ibadah tersendiri bagi kami,” lanjut Taufiq.
“Itulah kenapa kami memastikan semua persiapan matang, baik dari sisi keandalan stok, sistem distribusi, hingga aspek keselamatan kerja.”

Di bandara, para jemaah mengenakan ihram putih, menenteng tas kecil berisi dokumen perjalanan.

Di sisi lain pagar bandara, truk tangki Pertamina bergantian mengisi pesawat, memastikan setiap penerbangan bisa melaju tanpa hambatan.

Dua dunia yang berbeda, namun terhubung oleh satu hal yang sama: semangat melayani dengan hati.

Avtur untuk Harapan yang Terbang Tinggi

Setiap musim haji, bukan hanya pesawat yang terbang, tetapi juga doa, harapan, dan rasa syukur.

Dari Boyolali menuju Tanah Suci, dari ruang kendali AFT hingga kabin pesawat, semangat itu menyebar seperti energi — tenang, hangat, dan tak terlihat.

Di balik keberangkatan puluhan ribu jemaah, Pertamina Patra Niaga dan seluruh insan energi Indonesia berdiri tegak di belakang layar, menjaga agar setiap perjalanan suci bisa dimulai dengan tenang.

Karena bagi mereka, setiap liter avtur bukan sekadar bahan bakar — tapi bahan untuk menghidupkan harapan.

***

 

 

 

 

Menyambut musim haji tahun ini, Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) menyiapkan sebanyak 7.520 kilo liter (KL) bahan bakar avtur.

BBM avtur tersebut untuk mendukung kelancaran penerbangan jemaah haji dari Embarkasi Bandara Adi Soemarmo, Boyolali, Jawa Tengah.

Tahun ini, embarkasi Solo akan melayani 94 kelompok terbang (kloter)—jumlah yang sedikit menurun dibanding musim haji tahun 2024.

Total jemaah yang diterbangkan dari embarkasi ini mencapai 33.806 orang, sesuai kuota nasional yang ditetapkan pemerintah.

Dua Fase, Ribuan KL Avtur Disalurkan

Area Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina Patra Niaga JBT, Taufiq Kurniawan, menjelaskan bahwa fase penerbangan haji terbagi dua.

Fase pertama keberangkatan dari Solo ke Madinah dan Jeddah berlangsung dari 1–31 Mei 2025, dengan estimasi penyaluran avtur sebanyak 1.880 KL.

Sedangkan fase kedua, yakni kepulangan dari Madinah dan Jeddah ke Solo, akan berlangsung dari 11 Juni–10 Juli 2025, dengan estimasi penyaluran avtur sebesar 5.640 KL.

“Selama periode keberangkatan, konsumsi harian avtur di AFT Adi Soemarmo diperkirakan meningkat dari 32 KL per hari menjadi 60 KL per hari,” ujar Taufiq.

Stok Aman, Layanan Maksimal

Pertamina memastikan stok avtur di Aviation Fuel Terminal (AFT) Adi Soemarmo aman dan mencukupi.

Bahkan, stok saat ini diklaim mampu memenuhi kebutuhan hingga 32 kali lipat dari konsumsi normal harian.

“Melayani tamu Allah memberi nilai ibadah tersendiri bagi kami, sehingga semua kami persiapkan dengan matang, baik dari sisi keandalan stok maupun aspek keselamatan,” pungkas Taufiq.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.