Jateng

5 Jurusan Teknik yang Paling Diburu di SBMPTN 2025! Kamu Mau Masuk yang Mana?

Theo Adi Pratama | 7 Maret 2025, 06:00 WIB
5 Jurusan Teknik yang Paling Diburu di SBMPTN 2025! Kamu Mau Masuk yang Mana?

JATENG.AKURAT.CO, SBMPTN 2025 sudah di depan mata, dan para calon mahasiswa pasti sedang sibuk mempertimbangkan pilihan jurusan yang tepat.

Nah, buat kamu yang tertarik dengan bidang teknik, ada kabar menarik nih!

Berdasarkan prediksi terbaru, ada 5 jurusan teknik yang diprediksi akan paling diminati dan ramai peminat tahun ini. Apa saja? Yuk, simak ulasannya!

Teknik Mesin

Jurusan ini tetap menjadi favorit bagi banyak calon mahasiswa.

Dengan prospek kerja yang luas di berbagai industri, mulai dari otomotif hingga manufaktur, Teknik Mesin selalu menjadi pilihan utama.

Teknik Sipil

Jurusan yang satu ini tidak pernah kehilangan peminat.

Dengan perkembangan infrastruktur yang terus meningkat, lulusan Teknik Sipil selalu dibutuhkan untuk membangun gedung, jembatan, dan proyek konstruksi lainnya.

Teknik Industri

Jurusan ini menawarkan gabungan antara ilmu teknik dan manajemen.

Lulusan Teknik Industri seringkali dibutuhkan untuk mengoptimalkan proses produksi dan meningkatkan efisiensi di berbagai sektor industri.

Planologi (Perencanaan Wilayah dan Kota)

Jurusan ini semakin populer seiring dengan pesatnya perkembangan kota dan wilayah.

Planologi mempelajari bagaimana merencanakan tata kota yang baik, sehingga lulusannya sangat dibutuhkan dalam pembangunan berkelanjutan.

Teknik Elektro

Dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat, jurusan Teknik Elektro menjadi salah satu yang paling diminati.

Lulusannya dibutuhkan di berbagai bidang, mulai dari telekomunikasi hingga energi terbarukan.

Selain kelima jurusan di atas, masih ada banyak jurusan teknik lainnya yang juga menarik, seperti Geodesi, Teknik Kimia, dan Teknik Lingkungan.

Namun, kelima jurusan ini diprediksi akan menjadi yang paling ramai di SBMPTN 2025.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.