Magister Hukum Universitas Wahid Hasyim lakukan Benchmarking Kurikulum di International Islamic University Malaysia

Akurat.co - Dalam rangka meningkatkan mutu dan relevansi kurikulum dengan kebutuhan global, Program Studi Magister Hukum Universitas Wahid Hasyim (UNWAHAS) melaksanakan benchmarking ke International Islamic University Malaysia (IIUM) pada 14 Januari 2025.
Kegiatan ini bertujuan untuk mempelajari praktik terbaik dalam pengelolaan kurikulum berbasis internasional serta memperluas jejaring akademik lintas negara.
Kunjungan delegasi Magister Unwahas yang dipimpin oleh Dekan fakultas hukum didampingi ketua Program Studi Magister Hukum dan Beberapa Dosen dan Kepala Kantor Urusan International dan Kerjasama (KUIK) ini disambut hangat oleh perwakilan IIUM Dekan Prof. Farid Sufian Shuaib.
Agenda utama kunjungan ini meliputi diskusi akademik mengenai struktur kurikulum, pengembangan modul pembelajaran berbasis syariah dan hukum internasional, serta kolaborasi riset yang relevan dengan isu-isu hukum kontemporer.
Kegitan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas, dosen, serta tim penyusun kurikulum dari Universitas Wahid Hasyim.
Rombongan diterima langsung oleh perwakilan dari Faculty of Laws, IIUM, yang memberikan pemaparan mengenai struktur kurikulum, metode pembelajaran, serta pendekatan riset yang diterapkan dalam program pascasarjana di universitas tersebut.
Dr. Mastur SH., MH, Dekan Fakultas Hukum Unwahas, menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan langkah strategis untuk memahami praktik terbaik yang diterapkan di institusi pendidikan bertaraf internasional.
"Kami berharap melalui kegiatan ini, kami dapat memperkaya dan memperkuat kurikulum Magister Hukum Unwahas agar dapat menghasilkan lulusan yang kompetitif di tingkat global," ungkapnya. Kegiatan benchmarking ini merupakan langkah strategis untuk menjadikan Program Magister Hukum UNWAHAS semakin kompetitif di tingkat nasional dan internasional. Dengan belajar dari IIUM yang sudah diakui secara global, kami berharap dapat menerapkan metode pembelajaran yang lebih inovatif dan responsif terhadap tantangan zaman," ujar Dekan Fakultas Hukum.
Selain diskusi akademik, delegasi juga mengunjungi berbagai fasilitas penunjang pembelajaran di IIUM, seperti perpustakaan hukum, pusat riset, dan laboratorium hukum.
Interaksi dengan para dosen dan mahasiswa di IIUM turut memberikan wawasan baru mengenai dinamika pendidikan hukum di kancah internasional.
Diharapkan hasil dari benchmarking ini dapat diimplementasikan dalam pengembangan kurikulum Magister Hukum UNWAHAS, sehingga lulusan program ini tidak hanya memiliki kompetensi akademik yang unggul tetapi juga mampu berkontribusi di tingkat global dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 6Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?








