FTI UPGRIS Gandeng Balai Jasa Kontruksi Wilayah IV Surabaya Kemen-PUPR, Gelar Uji Sertifikasi Supervisor K3 Konstruksi Utama

AKURAT.CO, Fakultas Teknik dan Informatika (FTI) UPGRIS gandeng Balai Jasa Kontruksi Wilayah IV Surabaya Kemen-PUPR, melakukan uji sertifikasi supervisor K3 Konstruksi Utama
Kegiatan tersebut untuk mewujudkan sumber daya manusia yang kompeten dan profesional, serta mensukseskan program pemerintah sertifikasi kompetensi dalam bidang konstruksi.
Undang-Undang Jasa Konstruksi Nomor 2 Tahun 2017 secara jelas mengamanahkan kewajiban sertifikasi kompetensi bagi seluruh tenaga kerja konstruksi melalui proses uji kompetensi sesuai dengan standar kompetensi kerja.
Baca Juga: Menjadi Kampus Unggulan Masyarakat, UPGRIS Sambut Dies Natalis ke-43 dengan Semangat Baru
Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) bekerjasama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menggelar uji sertifikasi supervisor K3 konstruksi utama (jenjang 6) baru-baru ini di hotel Aston Inn Pandanaran Semarang.
Ibnu Toto Husodo MT selaku Dekan Fakultas Teknik dan Informatika (UPGRIS) menjelaskan, tujuan untuk memastikan bahwa tenaga kerja di sektor konstruksi memiliki keterampilan dan pengetahuan yang memadai dalam melaksanakan tugasnya.
“Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) menyampaikan, terima kasih kepada pemerintah yang diwakilkan Balai Jasa Konstruksi Wilayah IV Surabaya yang telah melakukan kerja sama untuk melakukan kegiatan Sertifikasi ini," terangnya.
Pihaknya berharap alumni perguruan tinggi, khususnya FTI UPGRIS dapat memanfaatkan kesempatan ini, untuk lebih meningkatkan dan mengembangkan kemampuan dan kompetensi di bidang nya masing-masing.
Ditegaskan, UPGRIS mendukung penuh langkah alumni dan mahasiswa yang terus menerus meng-upgrade dirinya, dalam rangka meningkatkan kompetensi dan kapasitas diri.
Fakultas Teknik dan Informatika UPGRIS selenggarakan dalam rangka membekali para lulusan untuk dapat berkompetisi di dunia industri dan dunia kerja.
Serta berharap dapat memenuhi alumni yang berkompeten dan memiliki daya saing di dunia kerja, dan mengharap ke depan.
Kegiatan ini dapat diselenggarakan secara periodik, dengan penambahan skema untuk memperpendek masa tunggu lulusan mendapatkan pekerjaan.
Selama masa perkuliahan mahasiswa sudah dibekali kemampuan dan kompetensi.
“Uji Kompetensi ini juga nantinya akan memberikan pengakuan mahasiswa sudah layak memperoleh Surat Keterangan Pengganti Ijazah (SKPI) sebagai modal kerja kedepan, jadi bukan hanya ijazah saja namun membutuhkan sertifikasi kompetensi sebagai bukti keterampilan,” pungkas Dekan FTI UPGRIS tersebut.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 6Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 7Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?




