PPDB Kota Semarang, Bambang Pramushinto; Regulasi Ditetapkan Bersama Dengan Pihak-pihak Terkait

AKURAT.CO, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang telah menggandeng pihak-pihak lain untuk ikut memberikan kontribusi dalam penetapan regulasi sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2024.
Bambang Pramushinto selaku Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang mengatakan bahwa pihak-pihak tersebut adalah Ombudsman, Dewan Pendidikan, DPRD, Kepala Sekolah, LSM, Pemangku Wilayah, Unsur Wartawan dan Stakeholder terkait.
"Tekait dengan akreditasi pada penyusunan regulasi PPDB kami selalu melibatkan beberapa pihak terkait diantaranya Ombudsman, Dewan Pendidikan, DPRD, Kepala Sekolah, LSM, Pemangku Wilayah, Unsur Wartawan dan Stakeholder terkait," ujar Bambang pada Senin (24/6/2024).
Bambang berharap, kontribusi dari pihak-pihak terkait tersebut menjadi produk kebijakan yang baik dan memberikan kemudahan bagi masyarakat.
Sementara rumusan yang saat ini telah menjadi regulasi adalag hasil dari FGD dan rapat koordinasi yang diputuskan bersama dengan pihak-pihak terkait tersebut.
"Sehingga rumusan yang saat ini menjadi regulasi adalah hasil dari FGD maaupun Rapat Koordinas yang diputuskan bersama," bebernya.
Bambang juga mengatakan untuk program sekolah inklusi bagi calon siswa penyandang disabilitas juga telah mengakomodir satuan pendidikan di tingkat TK dan RA.
"Untuk RA dan TK saat ini sudah terakomodir," jawabnya singkat.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 7Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?








