FK Unissula Tambah Profesor Baru Bidang Ilmu Kedokteran, Titiek Raih Guru Besar di Usia 62 Tahun

AKURAT.CO SEMARANG - Dosen Fakultas Kedokteran Unissula Dr Ir Titiek Sumarawati MKes berhasil meraih gelar guru besar bidang ilmu Kedokteran.
Capaian tersebut diraih dosen Unissula tersebut terasa istimewa bagi Titiek, karena meraihnya di usia yang tak muda lagi, 62 tahun.
Meski sempat hampir hilang harapan, namun perjuangan Titiek untuk meraih gelar guru besar ditutup dengan cerita indah, sebagai profesor FK Unissula Semarang.
Baca Juga: 3 Hari Terombang Ambing di Laut, Dua Nelayan Jepara Berhasil Ditemukan Selamat
Gelar Profesor dosen Fakultas Kedokteran Unissula tersebut terkonfirmasi melalui SK Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 44739/M/07/2023 pertanggal 18 Agustus 2023.
Rektor Unissula Prof Gunarto SH MH menyampaikan ucapan selamat serta harapannya capaian guru besar tersebut, bisa dapat semakin memperkuat sumber daya insani di Kedokteran Unissula yang saat ini sudah terakreditasi unggul.
“Kami mengucapkan selamat dan sukses semoga capaian gelar profesor tersebut membawa keberkahan baik bagi Prof Titiek maupun keluarga," terang Prof Gunarto.
Ditambahkan, capaian profesor juga sangat penting untuk memperkuat sumber daya insani di Kedokteran Unissula yang telah terakreditasi Unggul dari LAMPTKES.
"Harapannya akan semakin meningkatkan daya saing Kedokteran Unissula ditengah persaingan yang semakin keta," lanjutnya.
Sementara itu Prof Titiek menceritakan perasaanya pasca mendapatkan gelar profesor tersebut.
Baca Juga: Masyarakat Kota Semarang Antusias Melihat Kemeriahan Semarang Flowers Festival
“Saya betul betul bersyukur kepada Allah SWT atas rahmat dan hidayahNya sehingga keinginan saya sebagai seorang dosen untuk dapat mencapai gelar tertinggi bisa tercapai”, ungkapnya Sabtu (26/8/2023).
Menurutnya capaian itu suatu anugerah yang harus selalu saya syukuri.
“Ini semua bukan perjuangan saya seorang diri banyak orang yang terlibat dalam membantu saya seperti teman teman dosen, para analis dan karyawan di lingkungan Kedokteran. Demikian pula Bapak Dekan beserta pimpinan juga Bapak Rektor beserta pimpinan universitas lainnya. Sekali lagi matur nuwun sanget atas bantuan dan doa dari semuanya”, lanjutnya.
Baca Juga: Karnaval Festival Indonesia Raya Salatiga Berlangsung Meriah
Ia juga menceritakan sosok penting yang selalu memotivasinya.
“Saya hingga saat ini masih menjabat sebagai sekretaris Prodi Magister Biomedik Unissula. Pimpinan kami atau Kaprodi Biomedik saat itu masih dijabat oleh almarhum Prof Dr dr Taufikkurachman SpAnd.
Beliaulah yang banyak sekali mendorong, memotivasi dan membantu agar saya harus menjadi seorang guru besar. Beliau betul betul orang baik, guru saya, sahabat dan kakak saya, hubungan saya juga baik dengan istrinya yaitu Bu Ninik Taufikurrachman”, kenangnya.
Baca Juga: Pupuk Indonesia Sediakan NPK Petro Ningrat untuk Petani Tembakau
Lebih lanjut ia menceritakan perjuangannya untuk mendapatkan gelar profesor, yang ternyata tidak semudah yang saya bayangkan.
"Namun alhamdulillah banyak pihak yang membantu. Misalnya saja bagian Sumber Daya Insani Unissula yang selalu menginformasikan hal hal yang kurang dari berkas guru besar saya”, ucapnya.
Namun demikian ada hal dalam hidup yang sepertinya hampir mustahil namun bisa menjadi sebuah kenyataan.
Baca Juga: Sambut HUT ke 6, Rooms Inc Semarang Gelar Pagelaran Hiburan The Next Chapter
“Sebetulnya saya hampir hilang harapan karena usia saya sudah 62 tahun. LLDIKTI telah mengkonfirmasi bahwa 1,5 tahun sebelum pensiun sudah harus mengajukan surat permohonan," terangnya.
Namun LLDIKTI memberi motivasi dirinya, agar harus bisa dan semangat memproses guru besar dan akhirnya dilanjutkan.
"Alhamdulllilah akhirnya mendapatkan hasil yang mengembirakan. Terimakasih juga untuk semua yang sudah terlibat yang tidak bisa saya sebut satu satu semoga Allah membalas kebaikan saudara semua”, pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Atlet Selam Jepara Meninggal di Porprov Jateng, Lomba di Awann Costa Ditunda
- 2Profil Instagram Wasit Persija vs Persik di Super League 2026/2027, Steven Yubel Poli Pimpin Duel, Aidil Azmi Jadi Wasit VARdi JIS
- 3LIVE SCORE PSMS vs PSIS! Ayam Kinantan Unggul 2-0 di Babak Pertama, Tuan Rumah Kena Kartu Merah, Cek Skor Akhir FULL TIME
- 4UPDATE! Kronologi Atlet Selam Jepara Syabilla Rizkia Meninggal Saat Porprov Jateng 2026
- 5Viral Pelari JRF 2026 Terobos Barikade, Apa Itu COT dan COP? Ini Aturan yang Wajib Dipahami
- 6Jadwal BWF Hylo Open 2026 Lengkap hingga Final, Cek Wakil Indonesia dan Link Live Streaming
- 7GMPI Kota Semarang Gelar Rakercab dan Forum Diskusi Kepemudaan, Ajak Gen Z Menjaga Nilai Demokrasi di Era Digital
- 8Prediksi Skor Garudayaksa vs Persib, Cuma Punya 1 Hari Persiapan, Mampukah Persib Taklukkan Garudayaksa?
- 9Perangkat Pertandingan Garudayaksa vs Persib: Wasit Irfan Wahyu Wijanarko Pimpin Laga Panas Malam Ini
- 10CEK! Viral Pelari JRF 2026, Mengenal Flag-Off Time, Gun Time, dan Chip Time






