Teliti Loyalitas dan Solidaritas di Atas Integritas, Dosen Unissula Raih Doktor Ilmu Psikologi dan Organisasi

AKURAT.CO SEMARANG - Disertasi Loyalitas dan Solidaritas di Atas Integritas: dinamika psikologis kepatuhan polisi Indonesia terhadap subkultur blue wall of silence (BWOS), berhasil mengatarkan dosen Unissula Semarang meraih gelar doktor.
Hal tersebut diraih dosen Psikologi Unissula Dr Laily Rahmah SPsi MSi Psi berhasil meraih gelar doktor bidang Ilmu Psikologi Industri dan Organisasi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.
Dosen Unissula tersebut berhasil mempertahankan disertasi di depan tim promotor Prof Dr Sofia Retnowati Ms, Dr Bagus Riyono MA, Diana Setiyawati MHSc PhD.
Baca Juga: Forum Komunikasi Guru Honorer Soroti Pengadaan Guru PPPK Yang Masih Banyak Masalah
Dr Laily Rahmah memaparkan penelitiannya dilatarbelakangi oleh terjadinya penyimpangan di institusi kepolisian.
“Hal ini menjadi permasalahan yang krusial karena akan menyebabkan krisis kepercayaan masyarakat terhadap polisi dan akan memicu sikap abai terhadap hukum, hingga menimbulkan ketidakpuasan terhadap keadilan dan akan memicu keresahan masyarakat yang bisa mempengaruhi kemunculan gejolak politik yang pada akhirnya dapat menimbulkan ketidakstabilan perekonomian negara,” ungkapnya.
Pihaknya melanjutkan tujuan penelitiannya ini untuk mendapatkan pemahaman tentang landasan konseptual dari dinamika psikologis terbentuknya kepatuhan polisi terhadap subkultur BWOS.
Baca Juga: Megawati dan Ganjar Hadiri Peresmian Patung Bung Karno di Yogyakarta
“BWOS merupakan sumpah tidak tertulis yang berwujud konspirasi bisu diantara sesama polisi untuk tidak melaporkan atau bersaksi atas penyimpangan rekan polisi,” jelasnya.
Wakil Dekan II Fakultas Psikologi Unissula 2007-2009 ini menjelaskan penelitiannya menghasilkan tiga temuan penting.
“Pertama eksistensi subkultur BWOS di Polri yang salah satu buktinya berbentuk sikap diam sementara atas penyimpangan rekan polisi. Hal ini belum pernah ditemukan dalam penelitian-penelitian sebelumnya,” ungkapnya.
Baca Juga: Rakernas X JKPI Jadi Momentum Menghidupkan Identitas dan Memori Cagar Budaya
Kedua model konseptual kepatuhan polisi Indonesia terhadap subkultur BWOS yang terdiri dari unsur penyebab, preskripsi dan outcome yang terefleksikan dari tujuh tema yakni, solidaritas berbasis penderitaan bersama, loyalitas buta berbasis disorientasi proteksi, dan relasi harmoni berbasis penyimpangan jiwa korsa.
Selain itu juga dipengaruhi ketidakberfungsian sistem organisasi, pembelaan terselubung, ketidakberimbangan kontrol sosial serta pembelaan selektif.
"Ketiga esensi tema yang berupa abstraksi yang merefleksikan kepatuhan polisi Indonesia terhadap BWOS. Diantaranya polisi dengan serangkaian tempaan pisik dan mental terdidik untuk dibentuk menjadi piranti pendukung relasi harmoni demi pencapaian kemenangan bersama yang merupakan harapan ideal institusi," tandasnya.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Jalan Diperbaiki, Warga Malah Menderita: Seragam Anak Kotor, Motor Rusak di Jalur Semarang–Kendal
- 2Atlet Selam Jepara Meninggal di Porprov Jateng, Lomba di Awann Costa Ditunda
- 3Profil Instagram Wasit Persija vs Persik di Super League 2026/2027, Steven Yubel Poli Pimpin Duel, Aidil Azmi Jadi Wasit VARdi JIS
- 4LIVE SCORE PSMS vs PSIS! Ayam Kinantan Unggul 2-0 di Babak Pertama, Tuan Rumah Kena Kartu Merah, Cek Skor Akhir FULL TIME
- 5UPDATE! Kronologi Atlet Selam Jepara Syabilla Rizkia Meninggal Saat Porprov Jateng 2026
- 6Viral Pelari JRF 2026 Terobos Barikade, Apa Itu COT dan COP? Ini Aturan yang Wajib Dipahami
- 7Jadwal BWF Hylo Open 2026 Lengkap hingga Final, Cek Wakil Indonesia dan Link Live Streaming
- 8GMPI Kota Semarang Gelar Rakercab dan Forum Diskusi Kepemudaan, Ajak Gen Z Menjaga Nilai Demokrasi di Era Digital
- 9Prediksi Skor Garudayaksa vs Persib, Cuma Punya 1 Hari Persiapan, Mampukah Persib Taklukkan Garudayaksa?
- 10Perangkat Pertandingan Garudayaksa vs Persib: Wasit Irfan Wahyu Wijanarko Pimpin Laga Panas Malam Ini







