Jatim Vibes! 6 Destinasi Wisata Lumajang untuk Menikmati Liburan Akhir Tahun: Surga Tersembunyi yang Akan Membuatmu Terpukau!

JATENG.AKURAT.CO, Lumajang, sebuah kota di Jawa Timur, dikenal sebagai "Swiss of East Java" karena keindahan alamnya yang luar biasa.
Berbatasan dengan Jember, Malang, dan Probolinggo, Lumajang menawarkan berbagai destinasi wisata yang memikat hati, mulai dari air terjun yang spektakuler hingga pegunungan dengan panorama menakjubkan.
Berikut enam tempat wisata di Lumajang yang wajib masuk dalam daftar liburanmu:
Baca Juga: Jatim Vibes! 6 Cafe Instagramable di Kediri yang Wajib Dikunjungi: Estetik, Lezat, dan Penuh Pesona!
1. Air Terjun Tumpak Sewu
Air Terjun Tumpak Sewu adalah mahakarya alam yang tak boleh dilewatkan.
Dengan aliran air yang menyerupai tirai lebar, tempat ini dijuluki "Niagara versi Indonesia."
Pengalaman trekking menuju dasar air terjun menawarkan sensasi petualangan sejati, ditemani oleh vegetasi tropis yang asri.
Alamat: Jalan Tumpak Sewu, Besukcukit, Sidomulyo, Pronojiwo, Lumajang.
Harga Tiket: Rp 10.000 (lokal), Rp 20.000 (asing).
2. Ranu Kumbolo
Terletak di jalur pendakian Gunung Semeru, Ranu Kumbolo adalah surga bagi para pendaki.
Danau ini menawarkan pemandangan matahari terbit yang menakjubkan dan air yang begitu jernih.
Rasakan ketenangan alam yang menyatu dengan udara pegunungan yang sejuk.
Alamat: Desa Ranu Pane, Kecamatan Senduro, Lumajang.
Harga Tiket: Rp 19.000 per orang.
3. Puncak B29
Dijuluki "Negeri di Atas Awan," Puncak B29 menyuguhkan pemandangan memukau Gunung Bromo yang dikelilingi lautan awan.
Tempat ini cocok untuk menikmati sunrise atau sekadar bersantai menikmati panorama alam yang menakjubkan.
Alamat: Argosari, Senduro, Lumajang.
Harga Tiket: Rp 10.000 per orang.
4. Pura Mandhara Giri Semeru Agung
Pura Hindu ini merupakan tempat ibadah yang sekaligus menjadi destinasi wisata budaya.
Keindahan arsitekturnya yang megah berpadu dengan suasana tenang di kaki Gunung Semeru menjadikan tempat ini layak dikunjungi.
Alamat: Jl. Serma Dohir, Sumberagung, Senduro, Lumajang.
5. Kebun Teh Kertowono Gucialit
Nikmati udara segar dan pemandangan hijau yang membentang di Kebun Teh Kertowono.
Tempat ini cocok untuk melepas penat sambil menikmati teh hangat di tengah alam yang damai.
Alamat: Poli, Gucialit, Lumajang.
Harga Tiket: Rp 5.000 per orang.
6. Air Terjun Kapas Biru
Dikelilingi oleh hutan hijau, Air Terjun Kapas Biru adalah tempat yang sempurna untuk pencinta alam.
Trekking menuju air terjun ini memang menantang, tetapi keindahan yang menanti di ujung perjalanan sangatlah sepadan.
Alamat: Mulyoarjo, Pronojiwo, Lumajang.
Harga Tiket: Rp 10.000 per orang.
Lumajang, Destinasi yang Tak Akan Mengecewakan
Dari keajaiban alam hingga keunikan budaya, Lumajang menawarkan pengalaman yang tak terlupakan.
Jadi, tunggu apa lagi? Jadikan kota ini sebagai tujuan liburanmu berikutnya dan nikmati pesona tersembunyinya yang memukau!***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?








