Liburan Seru di Semarang? Glamping Aja! Berikut 5 Rekomendasi Tempat Glamping yang Seru Abis di 2024!

JATENG.AKURAT.CO, Bosan dengan liburan mainstream di Semarang? Coba sensasi baru yang lebih seru dan tak terlupakan dengan glamping!
Semarang menawarkan berbagai pilihan glamping yang menarik dengan pemandangan alam yang indah, fasilitas lengkap, dan suasana yang nyaman.
Penasaran? Yuk, simak 5 rekomendasi tempat glamping di Semarang yang seru abis berikut ini!
1. Merbabu Park
Merbabu Park merupakan obyek wisata alam yang menawarkan panorama Gunung Merbabu.
Lokasinya berada di Jalan Umbul Songo, Cuntel, Kopeng, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang.
Merbabu Park dilengkapi dengan penginapan tipe glamping, termasuk tipe Supercamp Executive, Supercamp Gazebo, Executive Super Glamping, dan Rumah Pohon.
Selain nyaman, glamping di sini memiliki bentuk yang unik serta menawarkan panorama indah.
Tarif glamping di Merbabu Park Semarang dibanderol harga Rp 250.000 hingga Rp 600.000 per malam.
Selain glamping, Merbabu Park juga dilengkapi dengan wahana, spot foto Instagramable, taman, dan mini zoo.
Harga tiket masuk Merbabu Park cukup ramah kantong, yakni Rp 20.000 yang berlaku setiap hari, baik weekday (Senin-Jumat) maupun weekend (Sabtu-Minggu).
2. Kopeng Treetop Adventure Park
Sekitar 3 kilometer dari Merbabu Park, wisatawan bisa menjumpai Kopeng Treetop Adventure Park.
Obyek wisata ini menawarkan aktivitas glamping dengan panorama tidak kalah menarik.
Kopeng Treetop menyediakan penginapan dengan konsep camping dan glamping, yang terdiri dari tiga tipe: Star Camp, Family Camp, dan Glam Camp.
Obyek wisata ini juga menawarkan beragam aktivitas di alam terbuka, seperti outbond, naik wahana, dan kulineran.
Lokasinya berada di Jalan Raya Kopeng Getasan, Kabupaten Semarang.
3. Dusun Semilir
Obyek wisata satu ini sangat populer di kalangan wisatawan, karena menawarkan atraksi wisata yang beragam.
Pengunjung juga bisa glamping di kawasan Dusun Semilir, tepatnya di area Dusun The Villas.
Daya tarik glamping di Dusun The Villas adalah bangunan yang unik yang berjejer di depan kolam renang, sehingga wisatawan bisa langsung menuju kolam renang dari kamar.
Selain glamping, ada beragam wahana permainan di Dusun Semilir seperti panahan, ATV, sepeda listrik, playground, perosotan pelangi, Dusun Salju, dan lainnya.
Lokasinya berada di Jalan Soekarno-Hatta Nomor 49, Bawen, Kabupaten Semarang.
4. Kampoeng Kopi Banaran
Lokasi Kampoeng Kopi Banaran cukup strategis di pinggir Jalan Raya Semarang-Solo Km 35.
Selain glamping, wisatawan bisa menikmati panorama alam, menjelajah kebun kopi, menikmati kegiatan outdoor, dan makan di restoran.
Tempat wisata ini dikelilingi panorama tujuh gunung: Gunung Merbabu, Sindoro, Sumbing, Andong, Ungaran, Telomoyo, dan Ungaran.
Kampoeng Kopi Banaran menawarkan fasilitas lengkap, mulai dari kebun kopi, penginapan, restoran, fasilitas pertemuan, glamping dan camping, arena bermain anak, jogging track, kolam renang, gazebo, mushala, offroad, kereta wisata, dan lainnya.
5. Sitinggil Muncul
Sitinggil Muncul menawarkan pengalaman glamping di tengah pedesaan yang tenang.
Alamatnya berada di Jalan Raya Muncul KM 7, Nomor 2, Banyubiru, Kabupaten Semarang.
Glamping ini menawarkan konsep ekowisata yang meminimalisir penggunaan listrik serta plastik.
Ada beragam tipe glamping yang tersedia, seperti Glamping Tent, Tree House, dan Vintage House.
Selain area privat, ada pula ruangan bersama seperti pendopo, meja tamu, dapur, dan ruangan bermain.
Pada malam hari, pengunjung juga bisa menikmati pesta barbekyu.
Dengan berbagai pilihan glamping yang menarik dan fasilitas lengkap, Semarang adalah destinasi liburan yang sempurna untuk kamu yang mencari pengalaman baru dan seru.
Jadi, tunggu apa lagi? Segera rencanakan liburanmu ke Semarang dan nikmati momen-momen seru di tempat-tempat glamping tersebut!***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 6Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?








