Jateng

Menjelajahi Masa Lalu: Jelajahi 4 Bangunan Bersejarah yang Penuh Pesona di Purworejo! Masih Kokoh Berdiri dengan Segala Keorisinalitasnya

Theo Adi Pratama | 16 Juli 2024, 06:30 WIB
Menjelajahi Masa Lalu: Jelajahi 4 Bangunan Bersejarah yang Penuh Pesona di Purworejo! Masih Kokoh Berdiri dengan Segala Keorisinalitasnya

JATENG.AKURAT.CO, Pernahkah Anda membayangkan bagaimana rasanya hidup di masa lampau? Ingin merasakan sensasi menyusuri jejak sejarah dan melihat peninggalan para leluhur? Jika ya, Kabupaten Purworejo di Jawa Tengah adalah tempat yang tepat untuk Anda!

Di Purworejo, Anda akan menemukan empat bangunan bersejarah yang masih berdiri kokoh dengan segala keorisinalitasnya.

Bangunan-bangunan ini bukan hanya saksi bisu sejarah, tetapi juga menawarkan pesona arsitektur yang menakjubkan dan cerita-cerita menarik yang menunggu untuk diungkap.

Siap untuk menjelajahi masa lalu dan merasakan sensasi wisata sejarah yang tak terlupakan? Ayo, baca artikel ini sekarang!

Baca Juga: Pecinta Pantai Wajib Kunjungi! 4 Pantai Terindah Ini Hanya Bisa Kamu Temukan di Pacitan! Kecantikannya Mengalahkan Pantai-pantai di Bali

Museum Tosan Aji

Museum Tosan Aji awalnya menempati Pendopo Kawedanan Kutoarjo, Kabupaten Purworejo, pada tahun 1987.

Gagasan mendirikan Museum Tosan Aji datang dari Menteri Dalam Negeri Soepardjo Roestam di tahun 1987.

Museum ini diresmikan oleh Gubernur Jawa Tengah, H Ismail, pada 13 April 1987.

Pada 10 Juni 2001, Museum Tosan Aji pindah ke bekas gedung pengadilan zaman penjajahan Belanda, Landraad Bouw, di Jalan May Jend Sutoyo, Kabupaten Purworejo.

Di Museum Tosan Aji, kita bisa melihat benda-benda bersejarah seperti keris, pedang, tombak, dan lain-lain.

Masjid Agung Purworejo

Terletak di sebelah barat Alun-alun Kabupaten Purworejo, Masjid Agung Purworejo dibangun pada tahun 1834.

Masjid ini ditopang oleh empat tiang utama yang dilengkapi dengan umpak dari yoni peninggalan zaman dulu.

Kini, Masjid Agung Purworejo biasa disebut Masjid Darul Muttaqin.

Di dalam masjid ini, terdapat Bedug Agung Pendhowo yang dibuat bersamaan dengan pembangunan masjid.

Baca Juga: Pecinta Kuliner Pasar Wajib Tahu! 4 Pasar Unik di Surabaya Ini Tawarkan Aneka Ragam Jajanan Pasar! Cocok Buat Kamu yang Doyan Makanan Tradisional

Saluran Air Kedung Putri

Pada saat Kabupaten Purworejo diperintah oleh Bupati Cokronegoro I, telah dibangun saluran air Kedung Putri.

Pembangunan saluran air ini berlangsung selama 1,5 tahun, dimulai pada tahun 1832.

Para penerus Cokronegoro melanjutkan pembangunan saluran air Kedung Putri, yang mendapatkan pasokan air dari Sungai Penungkulan.

Keberadaan saluran air Kedung Putri ini akhirnya mampu meningkatkan hasil pertanian di Kabupaten Purworejo setelah sebelumnya sempat terpuruk.

Pendopo Kabupaten Purworejo

Bangunan Pendopo Kabupaten Purworejo dibangun pada tahun 1833, tepatnya pada masa pemerintahan Bupati Cokronegoro.

Bangunan Pendopo ini sengaja dibangun menghadap selatan, sebab secara kosmologi Jawa, menghadap ke selatan berarti menghadap Pantai Selatan, tempat kekuasaan Nyi Roro Kidul.

Selain itu, Cokronegoro yang pernah mengabdi di Kraton Kasunanan Surakarta juga tak ingin membelakangi Kraton Kasunanan Surakarta itu.

Baca Juga: Surga Tersembunyi Kuliner Purworejo: Menemukan Cita Rasa Tradisional yang Otentik Melalui 2 Pasar Unik, Salah Satunya Berlokasi yang Agak Sembunyi

Kabupaten Purworejo menawarkan perjalanan menyusuri masa lalu yang penuh dengan sejarah dan keindahan arsitektur.

Empat bangunan bersejarah ini bukan hanya memberikan wawasan tentang kehidupan masa lampau tetapi juga menawarkan pesona yang menakjubkan.

Jadi, jika Anda ingin merasakan sensasi wisata sejarah yang berbeda, rencanakan perjalanan Anda ke Purworejo dan nikmati keindahan masa lalu yang masih terjaga hingga kini. Selamat menjelajah!***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.