Jateng

Menjejakkan Kaki di Benteng Pendem Cilacap, Mengeksplore Wisata Sejarah Dibalik Keseruan Memberi Makan Rusa

Arixc Ardana | 10 Mei 2024, 11:10 WIB
Menjejakkan Kaki di Benteng Pendem Cilacap, Mengeksplore Wisata Sejarah Dibalik Keseruan Memberi Makan Rusa

AKURAT.CO, Benteng Pendem Cilacap, yang dalam bahasa Belanda dikenal sebagai "Kusbatterij op de Lantong te Tjilatjap", menjadi salah satu obyek wisata di Kabupaten Cilacap yang menarik untuk dikunjungi.

Terletak hanya 0,5 kilometer ke arah selatan dari obyek wisata pantai Teluk Penyu, benteng ini menjadi saksi sejarah dari berbagai peristiwa penting yang terjadi selama masa pra dan pasca kemerdekaan Indonesia

Bangunan Benteng Pendem ini, dibangun oleh Tentara Kerajaan Belanda dari tahun 1861 hingga 1879, memamerkan konfigurasi yang masih kokoh hingga hari ini.

Baca Juga: Menilik Objek Wisata Gerbang Kuno Majapahit, Peninggalan Sejarah Sisa Zaman Kerajaan Majapahit di Kota Pati

Diantara strukturnya yang utama adalah barak atau ruang perajurit, klinik, terowongan, penjara, ruang amunisi, dan ruang tembak.

Seluruh bangunan ini dikelilingi oleh pagar dan parit tertimbun tanah dengan kedalaman mencapai 1-3 meter.

Landasan meriam disisi timur serta 5 landasan di sisi selatan memberikan gambaran akan kekuatan pertahanan yang diusung oleh benteng ini.

Dibangun untuk melindungi kepentingan Belanda dari serangan musuh, baik dari luar maupun dalam negeri, benteng ini berdiri tegak sebagai benteng terakhir hingga tahun 1942.

Ada beberapa bangunan yang ada didalam lokasi Benteng Pendem 

Pertama, parit. benteng Pendem pada zaman dulu di tepinya terdapat parit yang melingkari Benteng, namun pada saat sekarang baru tergali sepanjang 500 m.

Parit ini digunakan untuk pembuangan air dari dalam terowongan dan sebagai penghambat lanjunya musuh ke dalam Beteng Pendem.

Kedua, barak,yang dibangun pada tahun 1877 yang terdiri dari 14 kamar, digunakan untuk tempat istirahat atau tempat tidur.

Selanjutnya, ruang kesehatan. Ruang kesehatan di bangun pada tahun 1879 merupakan bangunan terakhir diantara bangunan yang ada, yang digunakan sebagai tempat pengobatan apabila ada tentara yang sakit.

Kemudian benteng pertahanan, ada 2 macam benteng pertahanan yang berada di Benteng Pendem.

Benteng Pertahanan yang dilengkapi dengan atap atau disebut Pertahanan sempurna dan Benteng Pertahanan dada atau terbuka, yang dibagian bawahnya dilengkapi rongga setengah lingkaran untuk tempat mesiu yang digunakan sebagai tempat penembakan jarak pendek.

Selain itu juga ada sebuah terowongan yang panjangnya 100 m terdapat 4 pintu masuk yang dilengkapi dengan instalasi.

Di dalamnya juga terdapat ruang Perwira dan ruang rapat.

Terowongan ini digunakan sebagai tempat pengaturan strategi penyerangan dan sebagai tempat perlindungan yang terakhir

Amunisi pada jaman dulu masih berupa serbuk – serbuk yang mudah sekali meledak, maka didalam Benteng Pendem ini juga ada ruangan gudang senjata, berada diruangan dibawah berisi air yang digunakan sebagai pendingin.

Menariknya, berdasarkan dokumen Peta yang ada dari Negeri Belanda pada tahun 1988 secara keseluruhan luas area Benteng Pendem ± 10,5 hektar, dengan baru 60 % dari keseluruhan data yang ada, 40 % lainnya masih menjadi misteri dan tertimbun pasir.

Setelah kemerdekaan Indonesia, Benteng Pendem tidak kehilangan maknanya. Antara tahun 1952 hingga 1962, benteng ini menjadi markas banteng loreng kesatuan Jawa Tengah.

Pada periode selanjutnya, dari tahun 1962 hingga 1965, benteng ini dijadikan tempat pendaratan laut pasukan RPKAD, menambah babak baru dalam sejarahnya.

Meskipun telah berabad-abad berdiri, Benteng Pendem Cilacap tidak pernah kehilangan daya tariknya.

Saat ini, benteng ini menjadi rumah bagi sejumlah rusa yang berkeliaran bebas di dalam area benteng.

Setiap tahun, jumlah rusa ini bertambah, menciptakan atraksi tersendiri bagi para wisatawan yang datang.

Memberi makan rusa-rusa ini telah menjadi kegiatan yang dinanti-nantikan, menambah kesan tak terlupakan bagi pengunjung.

Dengan atraksi wisata rusa yang unik dan sejarahnya yang kaya, Benteng Pendem Cilacap tetap menjadi destinasi yang wajib dikunjungi

Selain itu, ada Pantai Teluk Penyu yang terletak di depan Benteng Pendem yang tidak kalah menarik.

Jika pengunjung merasa haus atau lapar usai mengelilingi benteng, ada sejumlah restoran yang terdapat di jalan pinggir pantai yang menyediakan menu seafood dan camilan lainnya.

Harga Tiket Benteng Pendem Cilacap

Untuk menikmati peninggalan sejarah di Benteng Pendem, pengunjung akan dikenakan tarif tiket masuk sebesar Rp 7.500 per orang.

Jam Buka Benteng Pendem Cilacap Benteng Pendem mulai buka pada pukul 08.00 hingga 18.00 WIB.

Rute Benteng Pendem Cilacap

Jarak tempuh Benteng Pendem dari Terminal Cilacap hanya berkisar 6,5 Km dengan waktu tempuh kurang lebih 15 menit.

Perjalanan akan melalui Jl S Parman, Jl Jenderal Sudirman, Jl Dr Wahidin Sudiro Husodo, Jl Kolonel Sugiyono, dan Jl Karang.

Untuk menuju Benteng Pendem, pengunjung dapat menggunakan kendaraan pribadi atau kendaraan umum.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.