Jateng

Eksplorasi Misteri dan Keunikan Candi Sukuh: Peninggalan Bersejarah di Jawa Tengah

Theo Adi Pratama | 9 Februari 2024, 06:00 WIB
Eksplorasi Misteri dan Keunikan Candi Sukuh: Peninggalan Bersejarah di Jawa Tengah

AKURAT.CO Misteri, Tersembunyi di kaki Gunung Lawu, tepatnya di Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, terdapat sebuah kompleks candi Hindu yang memukau: Candi Sukuh.

Ditemukan pertama kali pada tahun 1815 oleh seorang tokoh bernama Johnson, Residen Surakarta, ketika sedang melakukan penelitian untuk buku "The History Of Java" yang ditulis oleh Thomas Stamford Raffles.

Namun, keunikan dan misteri Candi Sukuh tidak terbatas pada sejarah penemuannya, melainkan juga pada struktur dan fungsi kuno yang masih menjadi bahan pembahasan hingga saat ini.

Baca Juga: Misteri Pasar Setan di Gunung Semeru: Antara Pesona Alam dan Kisah Mistis dari Para Pendaki

Sejarah yang Menarik

Candi Sukuh memiliki sejarah yang kaya dan menarik. Dibangun pada abad ke-15 oleh penganut Hindu Tantrayana, candi ini disebut juga sebagai "The Last Temple" karena merupakan candi Hindu terakhir yang ditinggalkan oleh Kerajaan Majapahit.

Ada pula pendapat yang menyebutkan bahwa Candi Sukuh sudah berdiri sejak zaman Kerajaan Majapahit yang dipimpin oleh Ratu Suhita.

Pada tahun 1995, Indonesia mengajukan Candi Sukuh sebagai warisan dunia kepada UNESCO, menandakan pentingnya situs ini dalam konteks sejarah dan kebudayaan Indonesia.

Arsitektur yang Mirip Piramida

Salah satu hal yang membedakan Candi Sukuh dari candi Hindu lainnya di Indonesia adalah arsitekturnya yang unik.

Dengan kompleks candi yang menempati lahan seluas 11.000 meter persegi dan terdiri dari tiga halaman berundak yang saling terhubung, Candi Sukuh menampilkan bangunan utama yang berbentuk punden berundak, mirip dengan piramida bertingkat seperti yang ditemukan di Peru, Amerika Selatan.

Teori yang mencoba menjelaskan persamaan ini masih menjadi subjek perdebatan di kalangan arkeolog dan sejarawan.

Baca Juga: Misteri Pasar Setan di Gunung Arjuno: Petualangan di Antara Keindahan Alam dan Pesona Mistis di Dataran Tinggi

Fungsi dan Makna Mendalam

Selain struktur fisiknya yang menakjubkan, Candi Sukuh juga memiliki makna dan fungsi yang mendalam.

Para ahli menduga bahwa candi ini dibangun dengan tujuan untuk menangkal atau melepas pengaruh kekuatan buruk.

Hal ini didasari oleh keberadaan relief-relief yang menggambarkan cerita Sudamala dan Garudeya, serta penggambaran konsep lingga-yoni yang merupakan simbolisasi dari kesakralan dalam tradisi Hindu kuno.

Dalam kepercayaan Hindu, Candi Sukuh juga dipercaya menjadi tempat pemujaan arwah dan leluhur.

Baca Juga: Sebuah Cerita dari Gunung Merapi: Keindahan Alam yang Penuh Pesona dan Misteri Pasar Bubrah

Candi Sukuh bukan hanya sekadar peninggalan bersejarah, melainkan juga saksi bisu dari masa lampau yang kaya akan misteri dan keunikan.

Eksplorasi lebih lanjut terhadap situs ini tidak hanya akan mengungkap lebih banyak rahasia tentang masa lalu Indonesia, tetapi juga memperkaya pemahaman kita akan warisan budaya dan spiritualitas nenek moyang kita.

Sebagai salah satu peninggalan bersejarah yang berharga, Candi Sukuh layak untuk dijaga dan dijelajahi oleh generasi-generasi mendatang.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.