Viral, Oknum ASN Pemda Bekasi Minta THR ke Pedagang Pasar Induk Cibitung

JATENG.AKURAT.CO, Beredar sebuah video yang memperlihatkan seorang oknum ASN dari Pemda Bekasi sedang meminta uang THR kepada pedagang.
Oknum ASN tersebut meminta uang sebesar Rp 200.000 kepada pedagang di Pasar Induk Cibitung, Jawa Barat.
Video yang di upload oleh akun @lambeturah pada Minggu (23/3) langsung viral di media sosial.
Dalam video, oknum ASN dari Pemda Bekasi tersebut memberikan kuitansi kepada pedagang dengan dalih retribusi keamanan dari Pemda.
Seorang pedagang yang merekam kejadian itu mengatakan, bahwa praktik minta THR ini sudah berlangsung selama empat tahun.
Namun, ia baru berani memviralkan kejadian itu usai Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menegaskan, bahwa masyarakat boleh merekam aksi pungli yang dilakukan oleh ormas atau oknum tertentu.
"Resikonya besar, bisa diancam dan diintimidasi. Jadi tolong Pak, ormas-ormas di Pasar Induk Cibitung ditegur," kata pedagang dalam video.
Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyoroti kasus serupa di Kota Bekasi yang dilakukan oleh Suhada alias 'Jagoan Cikiwul', seorang anggota ormas yang meminta THR ke perusahaan plastik di Bantargebang.
Dedi meminta kepada pihak kepolisian untuk segera menindak tegas praktik semacam ini, dan mengapresiasi sekuriti perusahaan yang berani menghadapi aksi pemalakan tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?








