Tiga Pemuda Babak Belur Dikeroyok saat Membeli Sempolan di Seturan, Motor Pelaku Ditinggal di Lokasi

JATENG.AKURAT.CO, Tiga pemuda menjadi korban pengeroyokan saat membeli sempolan di depan Bank BRI Seturan, Caturtunggal, Depok, Sleman, pada Rabu 5 Maret 2025 sekitar pukul 02.30 WIB.
Akibat kejadian itu, ketiganya mengalami luka-luka, sementara pelaku melarikan diri.
Dilansir dari akun instagram @infojogjaterkini, kejadian pengeroyokan melibatkan tiga pemuda berinisial AJ (22) asal Banyumas, MDH (25), dan MA (20) asal Tangerang.
Kapolsek Depok Barat, AKP Andika Arya Pratama, mengonfirmasi kejadian tersebut.
"Korban AJ mengalami luka di pelipis kanan dan hidung sehingga harus menjalani CT scan. MDH mengalami lecet di lutut, dan MA mengalami luka di dagu akibat pukulan," katanya saat dikonfirmasi, Kamis 6 Maret 2025.
Dirinya menambahkan, berdasarkan informasi yang beredar, ketiga korban diserang saat membeli sempol oleh sekelompok orang yang berlari dari arah selatan.
Namun polisi mengungkapkan, bahwa insiden ini berawal dari pertemuan yang telah disepakati sebelumnya.
Menurut keterangan polisi, MDH sebelumnya telah menghubungi kelompok pelaku untuk bertemu di Seturan, guna menyelesaikan masalah yang terjadi di Kolombo.
"Saat itu MDH sempat menjadi korban pemukulan dengan kelompok yang sama," ujarnya.
Namun ketika korban bersama temannya berada di lokasi, delapan orang pelaku langsung melakukan pengeroyokan hingga membuat korban megalami luka-luka.
"Kejadian ini segera ditangani oleh personel gabungan dari Polsek Depok Barat dan Pos Shabara Babarsari. Namun saat petugas sudah di lokasi pelaku sudah melarikan diri," tambahnya.
Meskipun berhasil kabur, tapi salah satu motor terduga milik pelaku tertinggal di tempat kejadian, dan langsung diamankan oleh pihak kepolisian.
"Salah satu motor terduga milik pelaku, yaitu Honda Vario tertinggal di TKP dan sudah diamankan," ujarnya.
Saat ini pihak kepolisian sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut, dan memburu pelaku pengeroyokan tersebut. (Hermas)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?






