Jateng

Membangun Karir di Era Teknologi Mutakhir: 5 Kompetensi Digital dan Soft Skills yang Perlu Dikuasai di 2024

Theo Adi Pratama | 4 Desember 2023, 07:00 WIB
Membangun Karir di Era Teknologi Mutakhir: 5 Kompetensi Digital dan Soft Skills yang Perlu Dikuasai di 2024

AKURAT.CO, Dalam menyambut tahun 2024, era digital terus merambah ke semua sektor kehidupan, mendorong para profesional untuk memperbarui keterampilan mereka agar tetap relevan dan sukses di dunia kerja yang semakin berorientasi teknologi.

Pemerintah Indonesia sendiri menetapkan target ambisius dengan berusaha meningkatkan literasi digital hingga mencapai 50 juta orang pada tahun depan.

Selain keterampilan digital, literasi ini juga mencakup pengetahuan akan etika, budaya, dan keamanan digital.

Arvy Egadipoera, Chief Customer Officer Mekari, perusahaan software-as-a-service (SaaS), menyoroti pentingnya mengembangkan kompetensi digital dan soft skills sebagai kunci kesuksesan di era teknologi mutakhir.

Baca Juga: Resign Sebelum 1 Tahun: Melihat dari Perspektif Hukum dan Tips Etika Mengajukan Pengunduran Diri yang Baik

Perubahan Paradigma di Dunia Kerja

Masuknya teknologi mutakhir, seperti artificial intelligence, ke setiap sektor mempengaruhi dinamika pekerjaan di semua lini.

Oleh karena itu, para profesional diharapkan untuk terus mengembangkan kompetensi digital dan soft skills yang dapat membantu mereka beradaptasi dengan perubahan ini.

Arvy Egadipoera menekankan bahwa melihat perkembangan teknologi dengan pikiran terbuka adalah kunci untuk membuka peluang-peluang baru dalam karir.

Baca Juga: Mempelajari Jadwal Perekrutan: Panduan Umum Bagi Calon Pekerja Dalam Proses Rekrutmen

Lima Kompetensi Digital dan Soft Skills Penting

  • Natural Language Processing (NLP): Juga dikenal sebagai Pemrosesan Bahasa Alami, NLP menjadi keterampilan penting dalam dunia AI. Memahami cara kerja NLP membantu para profesional mengoperasikan software AI, terutama dalam meramu teks, menyiapkan laporan penjualan, dan melayani pelanggan melalui chat.

  • Analisis Data: Penggunaan teknologi menghasilkan jumlah data yang besar. Profesional dengan kemampuan menganalisis data dapat menghasilkan informasi berharga untuk pengambilan keputusan. Kepandaian dalam berpikir kritis dan rasa ingin tahu yang tinggi menjadi kunci dalam analisis data.

  • Cara Berpikir Agile: Kehadiran teknologi membuat dunia berjalan dengan kecepatan tinggi. Profesional harus dapat beradaptasi dengan perubahan dan memiliki pemikiran yang agile, lincah, sigap, dan fleksibel. Kolaborasi, komunikasi, dan adaptabilitas menjadi kunci dalam merespon perubahan.

Baca Juga: Pilihan Karier Gen Z: Menantang Tradisi dalam Industri Media dan Hiburan

  • Kepemimpinan Adaptif: Para pemimpin harus menerapkan kepemimpinan adaptif yang dapat mengantisipasi kebutuhan masa depan, berkomunikasi dengan baik, beradaptasi dengan umpan balik, dan mengutamakan akuntabilitas. Gaya kepemimpinan ini mendukung efektivitas kepemimpinan di era digital.

  • Kecerdasan Emosional: Di dunia yang semakin terkoneksi secara digital, kecerdasan emosional menjadi keterampilan krusial. Kemampuan untuk berempati, mengatasi konflik, dan meyakinkan orang untuk berkolaborasi memungkinkan para profesional untuk membangun hubungan positif, meskipun komunikasi dilakukan secara online.

Baca Juga: Membangun Personal Branding yang Kuat: Hindari 5 Kesalahan Ini

Dalam menghadapi perkembangan teknologi yang cepat, para profesional perlu sigap dalam mengasah keterampilan dan pengetahuan baru.

Literasi digital bukan hanya tentang kemampuan teknis, tetapi juga melibatkan pemahaman etika, budaya, dan keamanan digital.

Dengan mengembangkan kompetensi digital dan soft skills, para profesional dapat membuka berbagai peluang dan mendorong karir mereka di era teknologi mutakhir yang penuh tantangan.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.