Ada Bangunan Misterius di Yogyakarta, Ternyata Eks Gardu Listrik Peninggalan Belanda!

JATENG.AKURAT.CO, Saat melintasi perempatan Jalan Faridan M. Noto, Jalan Ngadikan, dan Jalan Serma Taruna M. Ramli di Yogyakarta, mungkin kamu pernah melihat sebuah bangunan kecil yang unik. Bentuknya kotak, sederhana, tapi kokoh.
Bangunan misterius ini bukan warung atau kios, lho! Ternyata, ini adalah eks Gardu Listrik Distribusi peninggalan zaman dulu.
Di tengah modernisasi kota, bangunan ini tetap dipertahankan.
Ukurannya kecil, hanya sekitar 3,80 m x 3,26 m, tapi punya peran besar di masa lalu, yaitu sebagai penyalur tegangan listrik dari gardu induk ke pemukiman warga.
Arsitektur Unik yang Fungsional
Meskipun berfungsi sebagai gardu listrik, bangunan ini dirancang dengan detail arsitektur yang menarik.
Atapnya berbentuk tajuk, mirip dengan atap bangunan-bangunan tradisional Jawa.
Di antara puncak atap dan bagian bawahnya, ada ventilasi khusus yang dulu digunakan untuk menyalurkan kabel listrik keluar.
Dindingnya dilengkapi dengan dua rooster (lubang ventilasi) yang membantu sirkulasi udara.
Pintu utamanya menghadap ke timur laut, terbuat dari panel kayu yang dikombinasikan dengan krepyak, lengkap dengan jendela kecil di atasnya (bovenlicht) yang terbuat dari panel kaca.
Di sisi tenggara dan selatan, ada jendela kayu krepyak yang menambah kesan estetik pada bangunan fungsional ini.
Keberadaan bangunan ini adalah pengingat akan sejarah kelistrikan di Yogyakarta.
Ia membuktikan bahwa warisan budaya tak selalu harus megah dan besar, bahkan bangunan kecil seperti gardu listrik pun bisa menjadi saksi bisu perjalanan sebuah kota.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 7Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?




