City of Adelaide, Kapal Hantu Terbengkalai di Australia Ini Menyimpan Tangisan Misterius Bayi di Dalamnya!

JATENG.AKURAT.CO, Jangan biarkan penampilannya yang usang menipu Anda! Di Port Adelaide, berdiri megah sebuah kapal layar komposit tertua di dunia yang masih bertahan.
Dulunya bernama City of Adelaide, kapal bersejarah yang dibangun pada tahun 1864 ini memiliki tujuan mulia: mengangkut penumpang dan kargo dari London, Inggris, menuju Adelaide, Australia Selatan.
Meskipun tampak lusuh dan lapuk, kapal ini memiliki nilai sejarah yang sangat besar bagi Australia Selatan.
Lebih dari seperempat juta warga Australia dapat menelusuri garis keturunan mereka dari para penumpang yang tiba di tanah Australia melalui kapal yang luar biasa ini.
Selama masa jayanya sebagai kapal penumpang, kapal ini telah melakukan 23 kali perjalanan pulang pergi antara London dan Adelaide, sebelum akhirnya kalah efisien dengan munculnya kapal uap.
Setelah itu, kapal ini sempat digunakan untuk mengangkut kargo sebagai bagian dari perdagangan kayu di Amerika Utara selama 6 tahun.
Namun, nasib kapal ini kembali berubah pada tahun 1893. Kali ini, kapal layar ini diubah fungsinya menjadi rumah sakit karantina untuk penyakit menular di dekat Southampton, Inggris.
Selama 30 tahun berikutnya, kapal ini merawat dan menampung pasien yang menderita penyakit seperti demam scarlet dan bahkan wabah pes.
Sebelum akhirnya terbengkalai, kapal ini sempat digunakan sebentar sebagai kapal latih oleh Angkatan Laut Kerajaan Inggris.
Untungnya, berkat pendanaan yang memungkinkan, struktur kapal ini berhasil dipindahkan ke Port Adelaide, di mana kini menjadi museum yang berfungsi hingga saat ini.
Bisikan Arwah dan Tangisan Misterius di Geladak Kapal Hantu
Mengingat sejarah panjang dan terkadang kelam yang dimiliki kapal layar ini, tentu tidak mengherankan jika banyak orang menganggapnya berhantu.
Kehidupan di atas kapal selama pelayaran dari London ke Adelaide pasti sangat berat, dan perjalanan seringkali memakan waktu lebih dari 3 bulan sekali jalan.
Kematian dilaporkan terjadi di atas kapal selama perjalanan tersebut, sementara sejarah kapal sebagai rumah sakit karantina tentu menambah jumlah kematian di dalamnya.
Beberapa pengunjung kapal layar ini mengaku melihat penampakan-penampakan aneh, mulai dari melihat seorang wanita mengenakan gaun biru hingga sosok-sosok gelap seperti bayangan.
Beberapa orang bahkan mengklaim telah berhasil mengabadikan foto-foto makhluk tersebut di atas kapal.
Selain penampakan visual, beberapa pengunjung juga mengaku mendengar suara dan bisikan yang tidak dapat dijelaskan di kapal.
Mulai dari suara langkah kaki hingga suara bayi menangis di palka kapal, padahal tidak ada bayi di area tersebut.
Sebuah tempat tidur gantung yang menjadi bagian dari pameran museum di atas kapal juga dilaporkan berayun dengan sendirinya secara tiba-tiba tanpa penjelasan yang masuk akal.
Lantas, siapakah arwah-arwah penasaran yang menghuni kapal bersejarah ini?
Apakah mereka para penumpang yang meninggal selama perjalanan panjang, ataukah para pasien yang meregang nyawa saat kapal ini menjadi rumah sakit karantina?
Tangisan bayi misterius yang terdengar di palka kapal semakin menambah aura mistis tempat ini.
Jika Anda cukup berani, mungkin Anda bisa mengunjungi kapal layar ini dan mencoba merasakan sendiri kehadiran "penghuni" tak kasat mata di dalamnya.
Namun, hati-hati, siapa tahu Anda akan mendengar tangisan pilu yang tak terlupakan...
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 6Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 7Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Selasa Kliwon: Weton Neptu 11 yang Wataknya Bisa Jadi Pujangga atau Malah Menyebalkan









